Epiphany

Epiphany

  • WpView
    Reads 398
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[#89 | on going] "Kenapa gw selalu rindu sama orang yang udah enggak peduli lagi sama gw?" Gadis itu memejamkan matanya agar air matanya tidak membasahi pipi. "Karna hati lo masih yakin akan kehadiran gw dalam hidup lo" Lelaki itu menghampiri Nada dan memeluk tubuh kecil gadis itu "Jangan gini lagi Nad,gw janji gak bakalan ngulang kesalahan gw kedua kalinya" Lelaki itu mengeratkan pelukannya. Nada tidak dapat membendung lagi tangisannya Ia sangat merindukan Gerral,Ia rindu ucapan manis yang keluar dari mulut Gerral,Ia rindu semua tentang Gerral. Benar. Cinta itu buta,bahkan saat kamu sudah disakiti kamu tetap merindukannya dan mencintainya walau dirimu sudah menyerah. Namun hati tidak akan membiarkan apapun yang kamu cintai hilang begitu saja
All Rights Reserved
#690
ceritapendek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stolen Before Fallen
  • AZURA
  • COMPLICATED
  • DEVIAN [END]
  • Renata Keyla ✔
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • ATHALARIQ
  • Love & Patience √
  • This Is My Dream

Ayla, tanpa sengaja harus terlibat dalam hubungan yang rumit dengan Nata, seorang siswa pindahan yang seringkali terjebak dalam situasi yang kian membuatnya penasaran. Tetapi siapa sangka jika rasa penasaran yang ia miliki justru berubah menjadi rasa nyaman, seolah ia telah lupa bahwa ada hati gadis lain yang masih ia tawan. Sungguh, kali ini ia mengaku lalai dan terperdaya. Tak hanya sekali keduanya mencoba saling melepas, menarik diri, dan kembali. Tapi apa daya jika hati justru saling tertaut akibat rasa rindu yang tak terpungkiri? "We have to stop." Nata menangis. Untuk pertama kalinya, air mata itu turun untuk perempuan selain ibunya. Sebelumnya Ia bahkan tak pernah menangis ketika kekasihnya mendua. Dunia pun mungkin ikut mencaci. Tapi, siapa yang sebenarnya ingin kau maki? Tolong, jangan mudah menghakimi apa yang kau sendiri tak jelas ketahui. Bukankah akan lebih baik jika kau mencoba memahaminya dari berbagai sudut pandang sisi? 🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines