Kadang sahabat yang suka traktir kita makan bukan karena mereka berkelebihan tapi karena mereka meletakkan persahabatan melebihi uang,
Kadang sahabat yang rajin bekerja bukan karena mereka sok pandai/ngoyo, tapi karena mereka memahami akan arti tanggung jawab,
Kadang sahabat yang memohon maaf lebih dulu bukan karena mereka salah tapi karena mereka menghargai orang di sekeliling mereka ..
Kadang yang sukarela membantu kita bukan karena mereka berhutang apa ke kita, tapi karena mereka melihat kita sebagai seorang sahabat ..
Kadang sahabat yg suka mmberi saran, kritikan & masukan ke kita bukan krena ia merasa sempurna, ttpi krena ia ingin melihat kta maju..
Kadang sahabat yang selalu BBM dan WA kita bukan karena mereka gak ada kerjaan apalgi narsis, ttapi karena mereka mengingat kita .,
Suatu hari kita semua akan terpisah,,
kita akan terkenang obrolan dan impian yang pernah ada,
Hari berganti hari, bulan, tahun, hingga hubungan ini menjadi renggang dan asing,
Hingga suatu hari nanti anak2 kita akan melihat foto2 kita dgn teman2 kita,
lalu mreka bertanya?
"Siapa mereka semua tuh,
Ayah/bunda... ?"
Dan kita tersenyum dengan air mata yang tak tampak, karena hati ini tergugah atas pertanyaan tsbt..
Lalu berkata,
"DENGAN MEREKALAH ADA HARI YANG PALING INDAH DALAM HIDUP SAYA."
Have a nice day, sukses selalu...
Genre : Fiksi remaja, romance, comedy.
_________
"HEH AINA, JADI KAMU SEBENARNYA HAMIL? PANTES DI DALEM TERUS, JARANG KELUAR. TIBA-TIBA PUNYA BAYI AJA"
"IYA IH GAK NYANGKA!"
"USIR AJA MEREKA DARI SINI"
"USIR!"
Pak RT menghentikan sorokan dari warga setempat. "Hei tolong jangan main hakim sendiri. Semuanya tenang, Aina, dan kamu Andra kan ya? Orang baru disini, kalian harus menikah secara SAH"
Mata keduanya melotot sempurna, apa-apaan ini? Menikah? Oh tidak! Ini semua mimpi buruk untuk Aina, begitupun dengan Andra yang berfikir hal serupa.
"MENIKAH? GAK! SAYA GAK MAU!" protes Aina.
"SAYA JUGA GAK MAU! SAYA GAK KENAL SAMA DIA, LAGIAN BUKAN TIPE SAYA BANGET!"
"LO JUGA BUKAN TIPE GUE!"
"DASAR MALAMPIR!"
"APA LO BILANG?"
"MALAMPIR. BUDEK LO?"
"LO COWOK GILA!"
Keduanya terjebak dalam situasi yang harus terpaksa mengikuti hal yang tidak sama sekali terpikirkan oleh keduanya.
Weird Wedding, katakanlah begitu. Karna ini adalah pernikahan teraneh, terkonyol dan tergila bagi kedua insan yang justru tak saling mengenal itu.
Lantas bagaimana keadaan rumahtangga keduanya nanti? Akankah mereka bisa mulai ikhlas dengan pernikahan yang mereka jalani secara SAH itu?
_______