..
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 26, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Kadang sahabat yang suka traktir kita makan bukan karena mereka berkelebihan tapi karena mereka meletakkan persahabatan melebihi uang, Kadang sahabat yang rajin bekerja bukan karena mereka sok pandai/ngoyo, tapi karena mereka memahami akan arti tanggung jawab, Kadang sahabat yang memohon maaf lebih dulu bukan karena mereka salah tapi karena mereka menghargai orang di sekeliling mereka .. Kadang yang sukarela membantu kita bukan karena mereka berhutang apa ke kita, tapi karena mereka melihat kita sebagai seorang sahabat .. Kadang sahabat yg suka mmberi saran, kritikan & masukan ke kita bukan krena ia merasa sempurna, ttpi krena ia ingin melihat kta maju.. Kadang sahabat yang selalu BBM dan WA kita bukan karena mereka gak ada kerjaan apalgi narsis, ttapi karena mereka mengingat kita ., Suatu hari kita semua akan terpisah,, kita akan terkenang obrolan dan impian yang pernah ada, Hari berganti hari, bulan, tahun, hingga hubungan ini menjadi renggang dan asing, Hingga suatu hari nanti anak2 kita akan melihat foto2 kita dgn teman2 kita, lalu mreka bertanya? "Siapa mereka semua tuh, Ayah/bunda... ?" Dan kita tersenyum dengan air mata yang tak tampak, karena hati ini tergugah atas pertanyaan tsbt.. Lalu berkata, "DENGAN MEREKALAH ADA HARI YANG PALING INDAH DALAM HIDUP SAYA." Have a nice day, sukses selalu...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Marriage
  • CEO's Authority || Wewenang Ceo
  • Cwtch • NoHyuck •
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Ready For Love
  • True Love??!
  • ON SIGHT (Completed)
  • moonlight and stars
  • Weird Wedding ✓

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines