Kampung Julid

Kampung Julid

  • WpView
    Reads 14,043
  • WpVote
    Votes 1,183
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 20, 2018
Hari gini dapet warisan rumah gede dari mertua, siapa yang yang seneng coba? Secara ya, harga tanah dan bangunan kian hari kian mahal dan gak kejangkau, apalagi buat pasangan muda kaya Risa dan Bang Dul. Rumah warisan dari Apak bener-bener mimpi indah yang jadi kenyataan! Tapi sayang, kebahagiaan Risa yang udah lama ngidam jadi ratu di istananya sendiri mendadak sirna saat dia tau kalo rumah warisan Apak tuh letaknya di pelosok kampung dan jauh dari glamornya Ibu Kota. Dan, seolah penderitaannya belum cukup, Risa masih harus beradaptasi sama warga kampung yang super julid dan kepo sama kehidupannya. Satu-satunya yang bikin Risa bisa bertahan di Kampung Julid adalah dukungan Bang Dul. Bang Dul selalu jadi penghibur setiap kali hati Risa lagi sakit akibat mulut-mulut jahil the ghibah squad, genk ibu-ibu rumpi di Kampung Julid. Tapi, saat Bang Dul akhirnya berubah dan gak lagi jadi sosok yang selalu ngehibur dan ngelindungin dia lagi, masihkah Risa bisa bertahan? - Ditulis berdasarkan kehidupan penulis sebagai emak-emak muda. -Bukan cerita berat yang rumit dan melankolis. -Hanya cerita ringan tentang kehidupan sosial ibu-ibu rumah tangga dan problematikanya.
All Rights Reserved
#288
rumahtangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart & Vein END
  • Luisa Anna "The Most Wanted Person"
  • Young Mom
  • DENDAM
  • Married For Stimulate
  • Langkah baru bersama mu
  • Pernikahan Impian (Tamat)

Mimpi apa aku semalam? Dokter Heart datang ke rumah bersama kedua orang tua, berniat melamar. Parahnya, Ibu dan Bapak menerima pinangan. Aku yakin mereka sedang berinvestasi bodong. Manusia sepertiku, harusnya sulit mendapat jodoh. Seorang budak berscrub abu-abu, yang baru beberapa hari mahir mengambil darah. Memeluk kasur sekadar 5 jam sehari adalah prestasi membanggakan. Sekarang, aku didaulat mengabdi pada suami? Masalahnya adalah, dia residen Obgyn parlente menjijikan. Menebar senyum pada ibu-ibu hamil. Menjauh jika koas bau seperti kami mendekat. Apa yang dia harapkan? -------- -------- Disclaimer: Cerita ini hanyalah fiksi karangan penulis. Semoga bisa memetik hikmah dan maafkan jika ada segala khilaf kesalahan dari tulisan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines