Pasangan gaguna, Aneh!

Pasangan gaguna, Aneh!

  • WpView
    LECTURES 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juin 27, 2018
Keselll banget rasanya, punya suami ngga pernah ngehargai istrinya! sebenarnya aku ini dianggap ngga sih sebagai istri? Tiap masak selalu dibuang, syukur-syukur aku ngejalanin tugas sebagai seorang istri. Mentang-mentang dia chef! - Vanya Mikayla Istri macam apa dia! Bikin gua kesel aja, marah terus tiap hari. Gara-gara gua buang masakan yang dia masak, iyalah gua buang. Rasanya aja ngga jelas, kek orang nya! -Rifky Megantara
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Pengantin Bayangan (SELESAI)
  • KATA SEMESTA
  • Abang? Suami?!!![TAMAT]
  • Segalanya bukan tentang cinta (Rutin Up Di Karyakarsa)
  • Rendra & Lila [END]
  • Crush Untuk Mamat 'O.K.U'✔
  • DEDEL(Zeedel)                                         (Slow Update)
  • Strong Wife And Bad Husband
  • Gairah Terlarang Karena Ceritamu

(BOLEH FOLLOW SEBELUM BACA!!) *** Sempurna. Itu adalah satu kata yang menggambarkan dirinya. Tampan, mapan, tidak banyak bicara, protes, atau bahkan menolak semua keinginanku. Apa pun yang aku katakan, dia akan selalu mengangguk dan melakukannya. Bahkan mungkin saja--sekalipun dia tidak menyukainya. Dia akan tetap melakukannya. Itulah kenapa aku selalu menyebutnya sebagi suami sempurna. Aku tidak pernah tahu isi hatinya. Tapi karna aku tidak tahu isi hatinya, aku takut mencari tahu. Kami menikah bukan atas keinginannya, tapi di luar itu, dia berusaha keras untuk melakukan kewajibannya sebagai suami yang aku inginkan. Padahal, yang aku inginkan adalah dia bisa bersikap layaknya suami pada umumnya. Menolak ketika tidak suka, atau bertengkar dengan sesuatu yang kadang membuat kami tidak nyaman satu sama lain. Setelah itu berbaikan dan kembali bersikap biasa-biasa. Bukankah perdebatan-perdebatan kecil dalam rumah tangga itu biasa? Lalu kenapa dia tidak bisa? Sampai satu hal yang aku takutkan benar-benar terjadi. Karna nyatanya, dia tidak menginginkanku. Aku hanyalah Pengantin Bayangan di sini. Menggantikan seseorang yang tak bisa dia miliki.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu