Story cover for Red Dust by RewindScarlet
Red Dust
  • WpView
    LECTURAS 453
  • WpVote
    Votos 86
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 453
  • WpVote
    Votos 86
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado jun 27, 2018
Original Story by: Lala M. Lawliet

Ispirations by: Chocolate magic: Dark Spice, Magic Shop, 49 Days, Masters Sun.

Leght: 25 Chapter
-------------------------------------------------------------

Ada sebuah toko bercat hitam-perak di distrik 8, tak begitu ramai, karena tak banyak yang percaya mitos toko itu. Tak ada yang banyak tahu tentang toko gelap itu, namun kadang, ada yang bercerita jika seseorang yang dalam keadaan terpuruk melewati toko itu, akan muncul seorang gadis bergaun merah yang bertanya:

"Apa kau ingin menukar masa lalumu dengan Masa depanmu?"
-------------------------------------------------------------
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Red Dust a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#510modernday
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
[√] Memorabilia de psychesweety09
21 partes Concluida
Kisah singkat ini berisi beberapa cerita pendek yang menghadirkan kenangan-kenangan masa lalu pun masa kecil yang mungkin mulai terlupakan. Kamu bisa membacanya di malam yang dingin dengan ditemani secangkir susu hangat dan cookies sebagai pemanis dan hidangan penutup hari ini. *:..。o○𝓢𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽 𝓜𝓮𝓶𝓫𝓪𝓬𝓪○o。..:* Aku melihatmu yang tengah duduk di bawah langit biru siang itu. Pakaianmu yang berantakan tetap tak mampu menutupi wajah indahmu yang terkena terpaan sinar matahari. Aku menghampirimu, lantas duduk di sebelahmu. Kamu menangis. "Apa yang harus kulakukan?" tanyamu, masih dengan isak tangis yang kian lama kian menyayat hati kecilku. "Bantu aku..." kamu menggenggam tanganku erat. Menatapku dengan lekat. "Aku telah melupakan semua kenangan indah itu. Aku tak lagi bisa mengingatnya." Suaramu tercekat saat mengatakannya. Derai air matamu membasahi tanganku. Aku turut membawamu ke dalam dekapku. Aroma rambutmu yang seperti bunga peonie menyeruak masuk ke penghiduku. Aroma yang kusukai. "Baiklah... aku akan membantumu." Tanganku menyusuri surai legam milikmu yang terasa selembut sutra. "Aku akan membantumu mengingat semua kenangan indah itu... Memorabilia." [Cerita ini hadir untuk memenuhi UNBK yang diselenggarakan WGA sebagai syarat kelulusan menjadi alumnus] 𝘔𝘺 𝘧𝘢𝘷𝘰𝘳𝘪𝘵𝘦 𝘤𝘩𝘢𝘱𝘵𝘦𝘳 - 𝘌𝘷𝘢𝘯𝘦𝘴𝘤𝘦𝘯𝘵 - 𝘒𝘢𝘵𝘢𝘴𝘵𝘳𝘰𝘧𝘦 - 𝘉𝘭𝘢𝘤𝘬 𝘙𝘰𝘴𝘦
Quizás también te guste
Slide 1 of 7
Run With Me cover
Summer In Melbourne  cover
Stellar Temporis - Sarnova [END] cover
Damien's Possession ✔️ (Mavros Series #2) cover
Incomplete Chapter cover
From Silly Monster Into Extraordinary cover
[√] Memorabilia cover

Run With Me

9 partes Continúa

Tidak ada yang benar-benar pulih dari luka lama. Celene tahu itu lebih dari siapa pun. Setahun setelah tragedi yang menghilangkannya dari dunia ini, ia kembali dalam wujud yang hampir sama, namun dengan jiwa yang sudah tak lagi utuh. Di hadapannya, dunia yang ia tinggalkan tak banyak berubah. Orang-orang tersenyum, berbicara, bercanda. Namun di balik itu semua, sesuatu yang tak kasat mata sedang menunggu. Valen, dengan dingin yang membekukan udara di sekitarnya. Severin, dengan keramahan yang terlalu mudah untuk dipercaya. Cyrus, dengan diam yang mengintip ketulusan dan kepalsuan dalam sekali pandang. Kaien, dengan tawa ringan yang menyembunyikan niat yang tak pernah sederhana. Mereka tidak sekadar mengulurkan tangan. Mereka mengatur panggung. Di antara kata-kata manis dan tawa samar, sebuah permainan lahir bukan untuk sekadar memenangkan hati Celene, tapi untuk merobohkannya dari dalam, perlahan, sunyi. Dalam permainan ini, cinta hanyalah umpan. Kepercayaan adalah mata uang yang murah. Dan rasa sakit...adalah bahasa yang paling jujur. Celene melangkah masuk, mungkin tanpa sadar. Atau mungkin hanya mungkin dia membiarkannya, karena bagian dari dirinya ingin tahu seberapa dalam ia bisa jatuh sebelum ia benar-benar hancur.