18 Tahun
Amala mempertaruhkan waktu dan tenaganya untuk menuruti semua kemauan mama. Cukup bertahun-tahun ia diatur seperti boneka. Ia ingin terbamg tinggi seperti rajawali atau elang yang tidak diatur oleh langit kemana ia harus terbang.
Alisa si gadis pencinta sastra yang kepribadiannya seperti seseorang yang sedang membaca buk, wajahnya tidak terlihat karena tertutup buku yang ia baca. Larut dalam kalimat, diksi-diksi dalam novel . Alisa pemalu dan tidak memiliki teman. Harapannya ketika menjalani dunia perkulihan ia memiliki teman.
Dua remaja perempuan yang bertemu di tempat yang sama. Mereka masing-masing memiliki masalah, harapan, dan beban yang dipundak mereka masing-masing. Yang satu senang karena memiliki teman tanpa harus minta izin untuk berteman dengan siapa. Yang satunya lagi senang karena doanya terkabul. Hidup mereka lebih berwarna, tidak hitam dan putih lagi. Mereka menemukan kebahagiaan mereka dengan cara mereka sendiri.