The Fallen Angel and The Master Blacksmith

The Fallen Angel and The Master Blacksmith

  • WpView
    Reads 697
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 26, 2018
PERVERT '3' Meskipun baginya aku dicap sebagai orang yang paling mesum olehnya. dia tetap bahagia bersamaku dan selalu berada disampingku. berpetualang, bahagia, susah, sedih kami lewati bersama. Meski aku tahu jika dia tidak akan menyukaiku mendekati yang lain. Dia tetap ingin menjadi yang terbaik bagiku. Kenapa aku terus menggoda wanita lain meskipun aku sudah memilikinya? jika kalian tanyakan itu, aku bisa menjawabnya. karena aku hanyalah orang yang perpikiran mesum dan ingin bebas melakukannya.
All Rights Reserved
#238
superpower
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Turun Ranjang
  • Trial & Error
  • ARGATA (COMPLETED)
  • Hurt Love
  • Pelakor? Yes, I'm!
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Cinta Tanpa (ber) Sayap - END

"Kenapa kamu bisa yakin kalau kita akan bertemu lagi ?" "Karena kita pasti akan ketemu lagi ..." "Bagaimana kalau saat kita bertemu kamu sudah menikah? atau aku sudah menikah?" "Aku hanya akan menikah denganmu ...." "Sebegitu yakinnya aku akan menikah denganmu? lalu bagaimana kalau aku sudah menikah?" "Kamu pasti akan menikah denganku .." "Aku tidak yakin ...." "Berani taruhan?" "Apa taruhannya?" "Kalau kita menikah ... kamu boleh meminta apapun padaku .... dan aku akan mengabulkannya tapi tidak dengan 3 hal ...." "Apa itu ..." "Yang pertama ... tidak ada orang ketiga dalam bentuk apapun ... mau istri atau suami lainnya, kekasih atau apapun namanya ... Yang kedua ... tidak ada permintaan perceraian ... sampai maut memisahkan ... Yang ketiga .... tidak ada perpisahan ... dalam bentuk apapun ...." "Deal ..... aku hanya akan meminta 1 hal ..... tapi aku tidak tahu apakah kamu bisa mengabulkan atau tidak ..... tapi aku katakan saat ini juga ..." "Katakan sayang ... apa permintaanmu ..." "Kalau kita menikah .... aku hanya memintamu untuk membuatku hamil ...." "Bagaimana mungkin ... kamu laki - laki ..." "Sampai kita bertemu lagi ... dan sampai kita menikah ... pikirkan hal itu baik - baik ...... "

More details
WpActionLinkContent Guidelines