AUDIFA
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 7, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Nara Aullia Difa" sosok gadis yang punya seribu pesona. Penyebar ekspresi ceria, tak pernah sekali pun Ia menunjukkan sisi kesedihannya. Namun, ada yang berbeda saat dengan terang-terangan sosok yang begitu Ia cinta meninggalkannya tanpa alasan. Kali ini, sikapnya cenderung pendiam. Hidupnya tenang, tak ada tawa disetiap harinya. Hanya sisi rapuh yang selalu Ia perlihatkan. Kini semesta memutar balikkan segala. Musik yang dulu sangat Ia sukai, dengan mudahnya Ia kini membenci. Semua terasa hampa, tak ada yang berarti dalam kisahnya. A story by @friscandini Jgn lupa mampir baca dan kasih vote, comment ya gaiss ❤️
All Rights Reserved
#430
rama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAIN
  • Kisah kita indah tapi singkat
  • Let Me Love You Longer
  • Different [END]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Nayara [ TERBIT ]
  • RUANG DEPRESI [ END ]
PAIN

"Mengalami sebuah patah hati untuk pertama kalinya karena mencintai Dava Milano terlalu dalam. Aku yang tidak peduli batasan dalam mencintainya. Hal itu yang membuatku terpuruk pada sebuah jurang yang dalam, enggan keluar. Lalu, dia datang, menawarkan bantuan. Dia Nata Dirgantara, sosok dengan berjuta sifat yang tak bisa kutebak. Akankah hatiku luluh padanya?" ~ Alya Dilanova "Aku masih peduli padanya, Aku masih mencintainya. Karena kebodohanku menyalahartikan rasa, karena keputusan yang ku buat tanpa pikir panjang, disinilah aku sekarang. Menyesal berkepanjangan. Dan sekarang, dengan rasa yang masih sama, aku akan membuatnya jatuh cinta, untuk kedua kalinya." ~ Dava Milano "Aku mengingatnya, dia menyebutku seorang penguntit karena sebuah kesalahpahaman suasana. Pertemuan sederhana, namun terpatri dalam rasa, karena aku sadar. Aku mulai mencintainya." ~ Nata Dirgantara

More details
WpActionLinkContent Guidelines