THREE EL

THREE EL

  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Nyatanya hujan lebih baik daripada kamu. Dia datang dan pergi dengan memberi tanda,tidak sepertimu yang melakukan segalanya dengan tiba-tiba. Termasuk perihal menjatuhkan hati. -Zennaya Aurica Nyatanya kamu tak pernah tau betapa susahnya menjatuhkan hati yang memang tak ingin jatuh. -Glen Angkasa Aku serahkan hatiku padamu Nay, tapi tidak untuk mengikhlaskanmu, katakan saja aku egois. Tapi itulah yang aku rasakan. -Gamma Naufal
All Rights Reserved
#143
naya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendship In Love
  • Too Late To Realize (END)
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • Naufal
  • NAUSY
  • Overdramatic (END)
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]
  • ARKANAYYA [COMPLETED]

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

More details
WpActionLinkContent Guidelines