Story cover for Dayo by PutriNaurapn
Dayo
  • WpView
    LECTURAS 34
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 34
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado jun 28, 2018
Ketika bencana dianggap berkah
Lalu berkah membawa petaka

Hampir setiap orang bahkan semua orang tidak menyukai bencana,apalagi banjir. Tapi ditempat ini beda,bencana bisa didefinisikan menjadi sebuah kata bahagia

Karena disini,banjir dijadikan wahana bermain.
Tapi opsi tersebut ternyata salah,berhari-hari sudah banjir itu ada sehingga membuat aktivitas masyarakat setempat jadi terganggu

Hingga suatu saat ada kisah yang menghebohkan seluruh kampung
 tentang seorang anak perempuan yang menjadi tumbal dan akhirnya tak ada lagi banjir

Karim yang merasa aneh dengan kematian adek nya pun berinisiatif mengajak kawan nya untuk berpetualang menguak misteri dibalik semua ini

Since 7 juli 2018
Copyright:putri naura
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Dayo a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Desa Pendosa - TAMAT ✔️ de ku_doyanpentol
28 partes Concluida Contenido adulto
🚫 PLEASE DO NOT PLAGIARISM!! Sebagai bagian dari tugas akhir kuliah, sekelompok mahasiswa dikirim ke Desa Kembang Arum, sebuah desa terpencil yang jarang terdengar namanya. Tujuan mereka sederhana: melakukan pengabdian masyarakat sembari mengumpulkan data penelitian. Desa itu terletak jauh dari keramaian, dikelilingi oleh hutan lebat dan jalan berbatu yang membuat perjalanan terasa tak berujung. Setibanya di sana, mereka disambut dengan senyuman warga yang ramah namun terasa dingin, seperti menyembunyikan sesuatu. Rumah yang disediakan untuk mereka sederhana, namun cukup nyaman. Namun, ada satu aturan yang berulang kali ditekankan oleh penduduk desa: jangan keluar rumah setelah gelap. Alasannya tidak dijelaskan, dan mereka hanya menganggapnya sebagai tradisi lokal yang harus dihormati. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Mereka mulai menjalankan tugas masing-masing, mengamati kebiasaan penduduk, dan mencoba beradaptasi dengan suasana desa yang tenang. Namun, semakin lama, mereka menyadari ada sesuatu yang tidak biasa di desa ini. Warga terlihat menghindari topik tertentu, sudut-sudut desa terasa terlalu sunyi, dan ada rasa tidak nyaman yang perlahan merayap di antara mereka. Di tengah rutinitas yang tampak normal, hubungan di antara kelompok itu mulai memanas. Ketegangan muncul, didorong oleh perbedaan pendapat, tekanan tugas, dan rahasia-rahasia pribadi yang mulai terungkap. Tanpa mereka sadari, perjalanan ke Desa Kembang Arum menjadi lebih dari sekadar tugas kampus. Desa ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar-sesuatu yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Apa sebenarnya yang tersembunyi di Desa Kembang Arum? Dan mengapa seolah-olah desa itu perlahan-lahan menelan mereka? seberapa jauhkan mereka mampu bertahan?
Lembah Arunika  de uyungfauziyah
17 partes Concluida
Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Hutan Terlarang [END] cover
Ssssstt...!! DIA DATANG cover
97 HORAS: The Lost Village  cover
Misteri Sebuah Pulau (SELESAI) (Belum Revisi) cover
Desa Pendosa - TAMAT ✔️ cover
TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L cover
3 sahabat yang terpencar cover
Misteri Alas Tawengan cover
Lembah Arunika  cover

Hutan Terlarang [END]

23 partes Concluida

Liburan sekolah seharusnya menjadi waktu bersenang-senang. Tapi tidak bagi lima remaja ini. Nanda yang keras kepala, Alya si penakut tapi pemberani, Dimas yang terlalu percaya diri, Reza si skeptis, dan Faris yang penakut-mereka semua menertawakan mitos tentang sebuah hutan terlarang di pinggiran desa. Tapi tawa itu berubah jadi jeritan saat mereka nekat masuk dan menyadari: hutan itu hidup. Suara aneh, kabut misterius, arah yang berputar, dan simbol-simbol aneh mulai menghantui mereka. Tak hanya terjebak secara fisik, mereka juga dihantui oleh ketakutan dan rahasia masing-masing. Ditambah kemunculan dua gadis misterius dan seorang pria yang mengaku bernama Reza-tapi bukan Reza yang mereka kenal-membuat segalanya makin kacau. Mereka harus memecahkan teka-teki, memilih siapa yang bisa dipercaya, dan menghadapi diri mereka sendiri. Tapi tidak semua bisa keluar. Hutan menuntut pengorbanan. Satu kesalahan kecil, dan mereka akan jadi bagian dari mitos itu selamanya. INI IDE ASLI DARI PENULIS! DILARANG MENGCOPY PASTE CERITA INI🚫🚫