Dialog Jiwa

Dialog Jiwa

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 2, 2019
tiadakah engkau pernah merasa hidupmu dalam dilema besar? hingga kau mampu menjadi seorang yang lain.. bertingkah seolah baik baik saja , namun nyatanya hatimu telah hancur hingga berkeping-keping.. tetap saja kau tak ingin mereka tahu yang sebenarnya.. mereka yang ada di sekitarmu namun tak nyata.. mereka yang datang untuk memberi rasa iba.. mereka yang datang dan hanya sekedar ingin tahu bukan untuk peduli.. inilah saatnya kau harus bangkit dari keterpurukan itu.. kau berhak menjadi dirimu sendiri seutuhnya.. kau berhak mendapat senyum yang tulus.. kau pula yang berhak mendapat kasih yang suci.. disinilah kau dapat menemukan siapa dirimu sesungguhnya.. bersama dengan manusia biasa yang memiliki keyakinan dalam dirinya melalui jalan yang di tentukan oleh allah.. percayalah hai makhluk allah.. " rindumu berharga , sendirimu indah , tetaplah berjuang di antara manusia² separuh hati di luar sana "
All Rights Reserved
#216
pena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • Sekali Lagi (End)
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Siklus Rasa
  • Feel Like Smile
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • senja di matamu

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines