Story cover for Rintik Hujan by Almon098
Rintik Hujan
  • WpView
    MGA BUMASA 70
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 3
  • WpView
    MGA BUMASA 70
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 3
Ongoing, Unang na-publish Jun 29, 2018
Aku bagaikan daun yang melayang hilang arah hilang akal dan itu karena kamu.

Aku meneguhkan hati seribu kali lipat
Aku menahan luka pada dadaku yang tertancap oleh duri. Kecil tapi sangat terasa
Aku menahan rerintikan hujan pada mataku
Aku menahan rindu yang datang setiap pagi , siang, malam. Yang menuntut sebuah temu. Tapi sayang rindu itu tidak pernah bertemu dengan tuannya. Tuannya menghilang. Tuannya sudah abai. Tuannya sudah memiliki rindu yang baru.

Ini aku sebuah kaca yang pecah
Ini aku sebuah daun yang menguning lalu jatuh ke bumi
Ini aku sebuah angin yang tak tentu
Ini aku  yang berjalan diatas duri
Ini aku yang rapuh
Ini aku yang  gelisah
Ini aku yang haus belaimu
All Rights Reserved
Sign up to add Rintik Hujan to your library and receive updates
o
#419wattpad2020
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] ni AYA_MNK
29 mga parte Ongoing
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
Julian Untuk Jihan [COMPLETED] ni fairahmadanti1211
61 parte Kumpleto
Rank #8 julio [2 September 2020] Rank #6 julio [11 September 2020] Rank #5 julio [14 September 2020] Rank #10 takdianggap [19 Oktober 2020] Rank #9 takdianggap [2 November 2020] Rank #4 julio [22 November 2020] Rank #7 takdianggap [1 Januari 2021] Rank #6 pernikahandini [25 April 2021] Rank #9 cintadiamdiam [25 April 2021] Rank #6 cintadiamdiam [12 Mei 2021] Rank #2 takdianggap [12 Mei 2021] Rank #3 julio [12 Mei 2021] Rank #4 julian [6 Juli 2021] Rank #1 cintadalamdoa [6 Juli 2021] Rank #3 julian [8 Juli 2021] Rank #5 istri [21 Juli 2021] Rank #1 sma [3 Agustus 2021] Rank #1 julio [4 Agustus 2021] Rank #2 julian [4 Agustus 2021] Rank #9 rindu [25 Agustus 2021] Rank #8 jingga [25 Agustus 2021] Rank #2 cintadiamdiam [27 September 2021] Rank #1 cintadiamdiam [25 November 2021] Rank #1 takdianggap [22 Maret 2022] Rank #3 pernikahandini [7 April 2022] Rank #1 jihan [3 Juni 2022] *** ⛔CERITA HASIL PEMIKIRAN SENDIRI DILARANG KERAS MEMPLAGIASI ATAU MENGCOPY KARYA ORANG LAIN 🚫 *** Bagaimana rasanya saat kamu dijodohkan dengan pacar adikmu sendiri? Sedih? Merasa bersalah? Tapi itulah yang dirasakan Jihan. Ia merasa bersalah karena seperti merebut Julian dari adiknya. Jika kalian berpikir kehidupan pernikahan mereka akan adem, ayem, tentrem, kalian salah besar. Karena nyatanya tak seperti itu. Jihan tak pernah diperlakukan seperti layaknya istri pada umumnya. *** "Apa salah gue sampe lo perlakuin gue kayak gini?" tanya Jihan. "Salah lo yang hadir dalam hidup gue, salah lo yang jadi istri gue, salah lo yang setuju perjodohan ini, dan salah lo juga yang buat hubungan gue sama Jingga rusak!" jawab Julian dengan keras bahkan sambil menunjuk-nunjuk wajah Jihan. *** Start : 23 Agustus 2020 Finish : 30 Agustus 2021 Walaupun cerita ini sudah selesai, mohon tetap vote dan komen⛔ Budayakan memfollow sebelum membaca ⛔
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover
Haters and Lovers of Rain [END] cover
Tentang dia (END) cover
MERBABY  cover
Rintik Hujan [SELESAI] cover
Julian Untuk Jihan [COMPLETED] cover
RALINE (Tamat) cover
HI! EX [END] cover
MY HUSBAND IS CHILD [ ON GOING ] cover
I Hate Rain cover

Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

29 mga parte Ongoing

🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT