Not Betted

Not Betted

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 27, 2018
Asih dan Rasya bersahabat telah lama, banyak orang menganggap mereka sebagai sepasang kekasih, namun mereka memutuskan untuk membuat kesepakatan untuk mencari pasangan masing-masing karena mereka percaya bahwa persahabatan mereka tidak menimbulkan istilah dari kata 'Sahabat jadi Cinta'. hingga Rasya menemukan orang yang ia cintai lantas bagaimana dengan Asih? Gadis yang pecicilan itu sangat sulit untuk memiliki kekasih, adakah yang bersedia untuk bisa menghadapi gadis sepertinya? . . Baca kisahnya, jangan lupa Vote dan Comment. Thanks untuk riders yang membaca dan memberikan penghargaan untuk cerita ini..
All Rights Reserved
#917
badgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • AZKASEA [TERBIT]
  • GLANCE
  • Kakak Kelas [COMPLETED]
  • My Friend My Love
  • Troublemaker vs Ketua osis(REVISI)
  • [✓] - FahRisa [COMPLETED]
  • Trapped between two friends
  • GALASKA [RE-UPLOUD]
  • TELUK ALASKA [SELESAI] ✅

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines