Assalamualaikum, Masa Lalu

Assalamualaikum, Masa Lalu

  • WpView
    LECTURES 144
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadTerminé dim., sept. 30, 2018
[Slow Update] [Catatan : cerita ini takkan tertulis, jika bukan atas izin Allah. 70% dari cerita ini, adalah kisah nyata seseorang. Afwan tidak bisa saya sebutkan namanya] Di dalam kisah ini akan kita temui berbagai macam pelajaran hidup; kehilangan, arti keikhlasan, persahabatan, dan tak lupa kisah cinta manis berbumbu mengharukan. ⚠ PERINGATAN PENTING • Cerita ini akan menguras emosi dan air mata anda! Maka, siapkanlah tisu. Jika tidak ada tisu atau habis. Silakan gunakan ember untuk menampung air mata anda :v • Dilarang mencopy paste quotes tanpa menggunakan hastag #AssalamualaikumMasaLalu atau nama penulis • Ingat! Allah Maha Melihat! Allah Maha Tahu Segalanya. _______________________________________
Tous Droits Réservés
#354
nonfiction
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Assalamualaikum Imamku
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
  • CINTA DALAM PENANTIAN [TERBIT ]
  • Ikhwan [SELESAI]
  • Menuju Hidayah-Mu
  • School Scandal ✓
  • Kamu Separuh Agamaku [TERBIT]

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu