The Next CEO [On Going]

The Next CEO [On Going]

  • WpView
    Lectures 7,538
  • WpVote
    Votes 334
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., oct. 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Amabel tidak pernah menyangka jika pertemuannya setiap hari Minggu sore dengan seorang kakek tua di sebuah bangku taman akan membuat hidupnya berubah. Kakek tua itu ternyata seorang konglomerat terkenal dan saat meninggal dunia, dia memasukkan nama Amabel ke dalam salah satu penerima warisan. Lelaki tua itu bahkan memberikan Amabel hak untuk menentukan siapa calon CEO perusahaannya diantara kedua cucu lelakinya. Kale si badboy atau Kellan si anak manis kesayangan sang Kakek. Siapakah yang akan dipilih oleh Amabel untuk menjadi The Next CEO?
Tous Droits Réservés
#15
noveldewasa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • LUST LIE & LOVE
  • IMPULSIVE BOSS
  • As Simple As That
  • The Billionaire's Darling
  • Time With You [END]
  • Love Under The Gavel  (TAMAT)
  • I'm For You, Mr. Russell
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • Entangled 2 (lanjutan)

Bukan perkara mudah ketika menjadi sekretaris pribadi seorang Renata, jika dibandingkan dengan jabatan CEO yang selalu dipegang oleh Marlon. Meski demikian, menjadi sekretaris Renata menjadi kesenangan tersendiri bagi Marlon. Selain karena ia menjadi lebih mudah untuk mencari kelemahan perusahaan Renata namun juga karena ia menjadi semakin tahu seperti apa pribadi Renata, betapa kerasnya pendirian wanita itu sekaligus betapa rapuhnya sosoknya yang selalu terlihat kuat. Meski ia selalu mengelak ketika hatinya mengatakan bahwa ia sudah peduli kepada Renata. Renata memegang bibirnya. Rasa Marlon masih ada disana, tidak hanya di bibirnya, namun juga di wajahnya, dan tubuhnya. Demi Tuhan! Renata ingin sekali mengenyahkan semua fantasi yang ia rasakan saat ini. Namun ia tidak bisa. Lemahkah ia? Pada seorang laki-laki yang hanya menjadi sekretarisnya? Renata berpikir ini sudah salah sejak awal. Peristiwa kecelakaan Melisa, membuat Renata berpikir Marlon sebagai sosok yang berbeda hingga rasa aneh ada didirinya ketika Marlon membuatnya kesal tanpa sebab, membuatnya bingung dan menjadi lemah. Namun apa yang bisa ia lakukan ketika sebuah peristiwa kembali menjatuhkannya dan membuat ia memerlukan Marlon kembali? Sampai akhirnya kebohongan Marlon pun terungkap dan membuat Renata menelan kenyataan bahwa ia telah salah mencintai seseorang. Meski dengan lantang Marlon mengatakan bahwa laki-laki itupun mencintai Renata.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu