We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Perihal Menunggu dan Terlupakan

Perihal Menunggu dan Terlupakan

  • WpView
    Reads 891
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 26, 2020
WpInfo
Poetry
Aku siap mendengar semua kisahmu dimasa yang sudah hilang, dimana kamu pernah melekatkan hatimu pada seseorang, dimana kamu pernah memberi sandaran kepada selain aku, saat itu. Meskipun Jarak dan waktu seringkali menguji kesabaranku, Terkadang aku berfikir tentang kehilanganmu, yang membuatku belajar untuk lebih ikhlas dalam mencintai. Karena cinta bukan hanya tentang memiliki, tetapi juga melepaskan. Bahkan sebuah penantian tak berkabar pun pernah menjadi air mata dalam hidupku, perihal menunggu tanpa disuarakan. Bukan tentang waktu, karena kita telah mempersatukan mu dan aku. Atas luka yang mengekang dimasa lalu. Ketahuilah, kamu obat dari segala patah hatiku, Jangan pergi, tetaplah bersamaku, Jangan berusaha melupakanku, teruslah walaupun kamu bosan denganku. Maaf, aku terlalu egois, karna aku tak bisa melihat orang lain menangis dalam pelukkanmu... Megmus
All Rights Reserved
#263
dalam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Verronica (COMPLETED)
  • Anayu : Crazy Life
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan]
  • Me And My Broken Heart
  • Mengapa Harus Jatuh Cinta ?
  • The Loveliest LOVE
  • Cinta Bertepuk Sebelah Tangan (COMPLETED {MASA REVISI})
  • Takdir Cinta (Sequel Sang Letnan) (Completed)
  • Agam & Fara (Completed)

Gue diam bukan berarti pengecut. Tapi gue diam karena gue salah udah menciptakan perasaan terlarang ini. Perasaan terlarang yang gak boleh ada dalam persahabatan. Gue salah karena jatuh cinta sama lo.

More details
WpActionLinkContent Guidelines