Ruang Tunggu

Ruang Tunggu

  • WpView
    Membaca 49
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 11, 2020
WpInfo
Puisi
Ruang tunggu? Mari ku deskripsikan apa itu "Ruang Tunggu" menurut ku. Asing, satu kalimat sudah cukup untuk mendeskripsikan "Ruang Tunggu" Sebagaimana layaknya hati yang selalu menunggu pasti akan terasa asing. Ku beri satu jeda diantara waktu itu, agar kalian sadar mana yang layak di tunggu mana yang tidak.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#991
berjuang
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Story of Reina [SELESAI]
  • Albarian dan Zelia [ Open Pre-order ]
  • PETRICHOR [Lengkap]
  • Only You. [END]
  • Mitologi Cinta [Tamat]
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Cinta Wanita Simpanan
  • Marry me?
  • LANGIT & BULAN
  • Garis Luka

"Lupa lepas cincinnya, Fan." "Kenapa harus dilepas?" "Lo nggak baik-baik aja kalau cincinnya masih dipake. Iya, kan?" "Nggak usah terlalu pikirin gue, gue baik-baik aja." ____ "Aku nggak mau ngerepotin Kak Al dengan antar jemput aku ke sana sini." "Kamu merasa kayak gitu karena masih anggap saya orang asing, kan?" "Kak Al tunangan aku. Gimana caranya aku anggap Kakak orang asing?" "Kata tunangan itu hanya sekedar status. Nyatanya rasa yang ada dalam diri kamu masih untuk orang lain." Dan di sinilah kita berada, tempat dimana Reina terjebak di antara dua hubungan bersama dengan pacar dan tunangannya. #1 Puisi (3/11/22) #1 Getaran (23/7/22) 2020-2021

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan