
Dia adalah teman perjalanan hidup terhebat yang pernah ada. Telinganya selalu siap mendengarkan. Matanya selalu setia memerhatikan. Lengannya selalu ada untuk merengkuh. Tangannya tak lelah untuk menggenggam dan membawa kemana pun. Pundaknya selalu sedia dijadikan sandaran. Dan dirinya; selalu ada di sisiku ketika dunia menjauh. Kemana pun dunia membawanya pergi, jiwanya tetap ada di sini, menyatu dalam tubuhku.Hak Cipta Terpelihara