The Universe

The Universe

  • WpView
    Reads 2,988
  • WpVote
    Votes 645
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 3, 2022
Ini cerita tentang Langit yang menjadi pusat semesta. Lebih tepatnya semesta bagi Bintang. Bintang tahu, bagi Langit, tidak hanya ada satu bintang. Ada banyak bintang di langitnya. Bintang juga paham, tak seharusnya ia berharap lebih pada Langit yang tak pernah menganggapnya ada. Dan bagi Langit, Bulan jauh lebih menyita perhatiannya. Bulan hanya ada satu di Langit. Bulan juga hanya ada satu bagi Langit. Bintang tahu itu. Seluruh semesta pun tahu. Tapi ada satu yang Bintang dan Bulan tak tahu. Bahkan semesta mungkin lupa. Bahwa Langit masih setia menunggu Mentari datang. Karena Mentari adalah pusat semesta bagi Langit. . . Lihatlah, betapa lucunya mereka. Mengapa mereka sibuk menciptakan semestanya sendiri? Ketika takdir senang bermain-main dengan mereka, ketika tak seorangpun dari mereka tahu apa yang sebenarnya semesta persiapkan. Mereka hidup di semesta yang luas. Tetapi pemikiran mereka terlalu sempit. Seolah-olah mereka diciptakan hanya untuk dua hal. Pertemuan, dan perpisahan. . . First on wattpad : 8 June 2018💦
All Rights Reserved
#107
cakrawala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Bintang [end]
  • Bulan
  • Rintik hujan [COMPLETED]
  • LANGIT
  • The Twins [COMPLETED]
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Angkasa
  • Kopi Buat Bulanku
  • POSSESSIVE GALAKSI | Terbit

Ratusan Hari Mencari Hati (completed) ----------------------------------------------------------- "Kamu ngapain masih di situ?" "Aku-" "Kamu gak perlu nunggu aku makan. Kalau udah habis, pergi aja," potongku tanpa merasa perlu mendengar jawabannya. "Pergi ke mana?" Aku merasa itu sungguh merupakan pertanyaan yang bodoh. "Ya, terserah. Ke taman kek, ke kamar kek, musala-" "Aku harus pergi ke mana?" ulangnya, kali ini dengan setitik getar dalam suaranya. "Maksud kamu apa, sih?" "Tadi Mas Langit tanya kenapa aku masih di sini? Aku terus diperlakukan kayak gini supaya pergi, kan? Nah, sekarang pertanyaannya, aku harus pergi ke mana?" Tidak salah lagi. Kedua mata wanita itu terlihat digenangi bulir bening. *** Langit dan Atsilla menikah secara terpaksa karena sebuah hubungan satu malam. Selama enam bulan menikah, Langit menganggap sang istri sebagai sebuah beban, bahkan tidak pernah menganggap kehadirannya. Saat lingkaran waktu mempermainkannya, akankah Langit menyadari ketulusan Atsilla yang selalu di sampingnya? Ini bukanlah sebuah kisah cinta biasa, melainkan juga kisah yang akan memberi pembacanya sejuta makna. Ratusan Hari Mencari Hati dibuat dengan penuh perasaan dan tak jarang ada air mata ikut serta :' Aku harap kalian yang kelak membaca kisah ini sampai selesai juga akan merasakan hal yang sama dan dapat memetik pelajaran berharga dari cerita cinta Langit dan Atsilla. Selamat menikmati 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines