Bulan Kedua

Bulan Kedua

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 2, 2018
WpInfo
Fiction
Social Themes
Aku adalah bulan yang kelam, gelap, kekurangan ku banyak, apapun yang dilakukan pasti itu adalah sebuah kesalahan, wajah ku tak bersinar bahkan redup. Hanya sebuah kesedihan yang jelas menggambarkan tentang diriku Sedangkan... Kamu adalah matahari yang cerah ceria, memiliki banyak kelebihan, sosokmu begitu sempurna, wajahmu bersinar terang sehingga yang melihatmu akan terpesona dengan tegas dan lembut itu terlukir diraut wajahmu. Kebahagiaan keceriaan itulah yang tergambar seperti matahari yang selalu menyinari bumi tanpa pernah lelah. 'Apakah kita akan ditakdirkan oleh Allah, walau begitu banyak kekurangan didalam diriku?'. Aku bukan Khadijah yang bisa berani menyampaikan cintanya. Aku bukan Aisyah yang begitu cantik rupanya. Aku bukan Maryam yang begitu suci. dan Aku bukan Fatimah yang bisa menyembunyikan perasaan. ~ Nandini Bulan Pratama
All Rights Reserved
#7
pesantern
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • B U L A N
  • BULAN (END)
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Muara Cinta Zahra [On Going]
  • Menunggumu

CERITANYA LENGKAP YAWW🧡 BACA DULU SEBELUM BERARGUMEN ⚠️⚠️ seorang gadis yang menikah dengan kemauan orang tuanya hanya karena demi kebaikannya dan kebaikan perusahaan ayahnya, tetapi menurut gadis itu menikah dengan cara seperti itu ia merasa tersiksa oleh itu "lo jangan pernah berharap gue bisa cinta sama lo" ucap suami gadis itu. "Vaga!! Bisa anterin gue ke rumah sakit?" Pinta gadis itu. "Ck. Apaan sih lo, nyusahin banget tau gak" kesal Vaga. "Bentar doang Ga" mohon Dara pada Vaga. "Mati aja Lo sana, nyusahin banget jadi orang" *** "gue mau cerai, Vaga..." degg!! "Lo gak bercanda kan, Ra?" *** "Lo udah bunuh pacar gue anjing" "Bukan gue Vaga, dia jatuh sendiri" "Bacot lo anjing" Plak *** "Mati aja sana, Lo gak penting tau gak" *** "Lo ngapain sih, jangan meluk" *** "Buka baju Lo, liatin tubuh jalang Lo itu ke semua siswa di sini" ** "Sedih banget sih hidup lo, dasar jalang"

More details
WpActionLinkContent Guidelines