Bulan Kedua

Bulan Kedua

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 2, 2018
Aku adalah bulan yang kelam, gelap, kekurangan ku banyak, apapun yang dilakukan pasti itu adalah sebuah kesalahan, wajah ku tak bersinar bahkan redup. Hanya sebuah kesedihan yang jelas menggambarkan tentang diriku Sedangkan... Kamu adalah matahari yang cerah ceria, memiliki banyak kelebihan, sosokmu begitu sempurna, wajahmu bersinar terang sehingga yang melihatmu akan terpesona dengan tegas dan lembut itu terlukir diraut wajahmu. Kebahagiaan keceriaan itulah yang tergambar seperti matahari yang selalu menyinari bumi tanpa pernah lelah. 'Apakah kita akan ditakdirkan oleh Allah, walau begitu banyak kekurangan didalam diriku?'. Aku bukan Khadijah yang bisa berani menyampaikan cintanya. Aku bukan Aisyah yang begitu cantik rupanya. Aku bukan Maryam yang begitu suci. dan Aku bukan Fatimah yang bisa menyembunyikan perasaan. ~ Nandini Bulan Pratama
All Rights Reserved
#940
spritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE
  • BULAN (END)
  • Sun & Moon [JINRENE] √
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Bidadari Senjaku
  • Garis Takdir dari Tuhan
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Cukup Di Kamu Saja [End: Lengkap]
  • Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅

"gw gapeduli bul, gw cmn syg sama lo gw cinta sama lo, bahkan sekarang gw udah jatuh, sejatuh jatuh nya sama lo bul" ucap avond dengan kepala tertunduk lemas sambil memegang tangan bulan. "tapi gw peduli avond! peduli sama kita, gimana kedepan nya, hubungan nya. Tapi lo apa? sepertinya memang matahari lebih pantas dengan senja, dan bulan selalu dengan malam nya, maaf avond kita selesai" ucap bulan dengan berat hati, dan tangisan nya, seraya melepas genggaman avond di tangan nya, lalu pergi menjauh dengan segala kenangan dan kecewa. 'sampai kapan pun rembulan hanya milik sang malam dan senja hanyalah pembuka sebelum sang malam tiba' -avnd 'tidak ada yang lebih pantas dari matahari untuk senja dan bulan untuk malamnya' -bln HAIIII!! PENASARAN GA SIH SAMA CERITANYA?? GIMANA SIHH KOK BISAA KAYA GITU ITU LOHH?! YAUDAH YUKKK BACCAHHHH AZZAAA👊🏽

More details
WpActionLinkContent Guidelines