Titian Senja

Titian Senja

  • WpView
    LECTURAS 5,032
  • WpVote
    Votos 102
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 5, 2020
~Titian Senja Kisah perjalanan Titian senja perkasa seorang lelaki yang tak banyak bicara namun mudah tersenyum dengan sahabat dari kecil nya Aura embun khairunisa seorang wanita simple yang suka tertawa dan ceria. "kenapa kamu menyukai warna biru laut?" tanya tian. "kerna warna itu ada di langit dan lautan" tersenyum bersama lesung pipit nya. "kalo kamu suka warna apa yan?" sambil menoleh ke tian. "Jingga"jawab singkat tian. "kamu ada-ada aja yan suka warna norak gitu" sembari tertawa. "knapa sih harus warna Jingga?" sambung embun setelah tertawa. "sebenarnya aku tak pernah tau dengan warna ini,warna yang mengiringi senja yang muncul bersama terbenam nya mentari untuk meniti malam" ujar tian. "kamu ngomong slalu gitu yan, padahal jarang banget ngomong " sambil tertawa. Tian pun hanya tersenyum sembari melihat sahabat nya itu. "Apa lihat lihat" jwab embun bercanda sambil kembali tertawa. Itu tadi Sepenggal potongan cerita ini,dan masih bnyak lagi hal yang akan membawa anda untuk menikmati cerita ini.Cerita ini akan mengisahkan perjalan persahabatan yang akan bnyak di isi kejadian tak terduga dan di isi dngan plot crita yang selalu bermakna ini dalam setiap sudut cerita perjalanan sepasang sahabat ini,.. ~salam buat pembaca~ •Dioalifananta Np : coment , vote , and follow ...
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • JAM 3 SORE
  • Wrong Dream
  • ELZEAN [On Going]
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • Viona Allexa Miller
  • Seindah Senja
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • QUEEN RERE [END]
  • SENJA KU SENJA MU
  • My Quuen is Bad Gril

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido