DISAPPEAR

DISAPPEAR

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 20, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Apa yang lebih sakit dari dipatahkan? Dihancurkan secara perlahan dan dilakukan berulang kali. Percayalah itu lebih sulit untuk diobati😅 Patah hati? Galau? Putus? Di duakan? Di PHP? Di gantung? Di sia siakan? Disakitin? atau Ditinggal pas lagi sayang sayangnya?? Bagaimana rasanya? Yang pernah merasakan FALL IN LOVE pasti sering lah yaaa menghadapi keadaan seperti ini 😂 *wkwk tenang aja kita sama kok :v Hidup tak selalu tentang bahagia saja. Kadang kita juga perlu merasakan jatuh agar bisa bangkit kembali . Sakit memang menaruh hati sepenuhnya kepada seseorang tetapi malah dikecewakan. Ini kisah bukan tentang indahnya jatuh cinta. Tapi ini kisah jatuh di dalam cinta. Bertahan untuk dikecewakan. Di terbangkan setinggi langit kemudian dijatuhkan begitu dalam ke jurang. Berjuang sepihak untuk hati yang memilih tidak menetap. Apa kalian pernah dalam fase seperti ini? Apa yang kalian lakukan? Bangkit atau tetap jatuh didalam perasaan? Bertahan atau pergi meninggalkan?
All Rights Reserved
#423
mostwanted
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔
  • Love or Dare [Completed]
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Unfinished Goodbye
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Tertinggal
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines