Jus Buku (Complete)

Jus Buku (Complete)

  • WpView
    Membaca 34
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 1, 2018
WpInfo
Non-fiksi
Ini kisah tentang Didit yang koplak, ingin menjadi pintar. Ia sangat pusing dengan sekolah. Mata pelajaran yang banyak, belum lagi segala macam ulangan yang harus ia hadapi. Bahkan, libur sekolah hanya sebentar. Hingga akhirnya, tercetuslah ide cemerlang dalam otaknya untuk membuat sebuah minuman jus yang baru pertama kali ada didunia. Kepo dengan ceritanya? Kuy mampir. HALO SEMUA. INI CERITA HANYA UNTUK KESENANGAN BELAKA YA. JIKA ADA YANG ANEH DALAM CERITA. BOLEH LAH KRITIK. TAPI INGAT. INI CERITA TIDAK NYAMBUNG BIN GAJE.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#339
lengkap
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Firefly • completed
  • ON SIGHT (Completed)
  • Dont Worry Beach Happy (On Going)
  •  [END]KUCER
  • Antara Cinta & PR Matematika
  • Dated; Engaged [COMPLETED]
  • Kadal Licin Putih Abu-Abu
  • Rubik Hati ✔
  • KUCER

#VERNANDOSERIES 4 👸🏻 Dalam hidup, Aresh tak pernah menyesali semua pilihan yang telah dipilihnya. Kalau pun salah memilih, ia pasti berusaha mengatasi. Tapi, semenjak hari di mana Nada tak sengaja menumpahkan jus alpukat untuk kesekian kali di jaket limited edition-nya, Aresh mengaku dirinya sangat menyesal telah memilih gadis itu sebagai pengganti Dita, sekretaris OSIS yang tengah terbaring di rumah sakit akibat kecelakaan. Tiada hari Aresh tenang karena kecerobohan dan kepolosan Nada yang selalu saja memancing emosi. Namun juga kerap kali membuat Aresh gila karena gadis itu selalu tersenyum bahkan terkekeh saat ia membentaknya. "Berkasnya dicopy, Nad! Bukan dikasih kopi!!" marah Aresh di ruang OSIS, hingga membuat anggota yang lain bergidik ngeri. Namun, di sana, Nada justru mengulas senyum lucu, "hehe." Aresh menjambak rambutnya keras, "Nad, ke lapangan, yuk?" "Ngapain, Resh?" "Mandi bola. Ya, berantem, lah, Si Bego!" "Wah kayaknya seru, tuh, berantem sambil mandi bola. Ayok!!" Sementara Nada tersenyum ceria sambil bertepuk tangan, Aresh kini menggedor-gedor kepalanya ke tembok. "Ya Allah, berilah hamba kesabaran, Ya Allah!!" Copyright. 2020 oleh nafiaaw ✨🐝✨🐝✨🐝 Selamat datang di dunia kerlap-kerlip! 🐝✨ Hehe. #1 in Remaja (01 Jan 2021) #1 in Humor (23 Mei 2021)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan