Our Little Boy

Our Little Boy

  • WpView
    Reads 91,198
  • WpVote
    Votes 5,370
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2020
Jungkook yang masih berumur 16 tahun belum mengerti arti perhatian yang diberikan ke-enam kakaknya. Yang ia tahu hanya Jungkook sangat menyayangi semua kakak-kakaknya. "Aduh, karung mana sih? Gua karungin juga si Kookie." -Namjoon (ynwim) "Kenapa bisa imut banget buntelan uwu!" -Seokjin (gemaz) "Tahan gua, Bro! Jangan sampe adek Kookie gua polosin." -Hoseok (lucknut) "Kookie ikut kakak yuk, bikin undangan pernikahan kita besok." -Yoongi (savage) "Adek jatuh dari surga ya? Kok mirip bidadari sih?" Jimin (eaakk) "Sabun-sabun apa yang bikin cinta? Sabuntar-sabuntar adek Kookie makin cantik aww!" Taehyung (legend) BTS X Jungkook (Rated semi M) Gasuka? Keluar lo! hihi ^_^
All Rights Reserved
#1
hopekook
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eclipsed by Love
  • KIM ANNA & BTS
  • International Playboy
  • The warmth | Lee Chan Dino Seventeen
  • The Mermaid _TAEKOOK✔️
  • 𝙂𝙖𝙞𝙧𝙖𝙝 𝙃𝙮𝙪𝙣𝙜 𝙏𝙞𝙧𝙞𝙠𝙪(𝙏𝙖𝙚𝙠𝙤𝙤𝙠 🐻🐰)
  • Princess Hours Kim
  • Claddagh
  • Nan Gwaenchana
  • SEVEN POSSESSIVE BROTHERS [BTS] - INEFFABLE

Seoul di musim gugur selalu menawarkan pesonanya sendiri-angin yang sejuk, dedaunan yang berubah warna, dan langit senja yang menenangkan. Namun, di balik keindahan itu, ada kisah yang tak pernah diceritakan dengan lantang, sebuah rahasia yang tertutup oleh bayangan sebuah pernikahan tanpa cinta. Di sebuah gedung perkantoran tinggi, Jeon Jungkook duduk di balik mejanya, menatap tumpukan dokumen tanpa benar-benar membacanya. Kontrak, bisnis, perjanjian-hidupnya selalu penuh dengan itu. Tapi ada satu kontrak yang selama ini menyesakkan dadanya, pernikahan dengan seseorang yang seharusnya tak pernah terjadi. Sebuah pernikahan yang hanya ada di atas kertas, tanpa cinta, tanpa kehangatan. Di sisi lain, jauh dari hiruk-pikuk Seoul, Kim Taehyung berdiri di depan jendela besar restoran miliknya di Busan. Tatapannya kosong, pikirannya melayang jauh ke masa lalu. Tujuh tahun. Tujuh tahun ia menunggu dalam diam, berdiri di balik bayang-bayang seseorang yang disebut istri. Tapi ia tahu, meskipun dunia tak mengakuinya, hatinya tak pernah salah memilih. Jungkook adalah miliknya. Dan tak peduli seberapa lama ia harus menunggu, ia tahu, pada akhirnya, hanya ada satu nama yang akan Jungkook sebut dengan penuh cinta. Taehyung tidak pernah kalah. Ia hanya menunggu saat yang tepat untuk akhirnya menang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines