Story cover for Unconditional Love by MelaNovita1124
Unconditional Love
  • WpView
    LETTURE 4
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
  • WpView
    LETTURE 4
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
In corso, pubblicata il lug 02, 2018
"Min aku sudah bilang aku tidak bisa datang ke acara ulang tahunmu." Dia tidak bisa menatap wajahnya , karena dia takut dan merasa bersalah padanya "Kamu tega tidak datang ke hari ulang tahunku?" tanya Min dengan ekspresi sedih "Hana?" panggil Min dengan nada putus asa , bibir Hana bergetar ia tidak tahu apa yang harus ia katakan pada Min "harus aku bilang berapa kali , aku sibuk ." Hana membalikkan badannya dan memberanikan diri menatap Min "Kamu bohong." Min menatap Hana dengan tajam "Maafkan aku Min." satu kalimat itu membuat hati Min hancur , Min tersenyum getir "Ya sudah jika kamu memang tidak bisa." Hana menundukkan kepalanya "Sudah malam, aku pamit pulang." tanpa berkata-kata apa-apa Hana membiarkan Min pergi . Hana menatap punggung Min yang berjalan dengan langkah yang terlihat tidak bertenaga.  Malam ini sangat dingin , sedingin hati Hana yang menyembunyikan semua perasaan yang ia kubur didasar hati demi menjaga sebuah keiimanan.
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Unconditional Love alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
BROKEN HEART [END] di amel260206
44 parti Completa
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA 👍] Cerita ini mengandung bawang yang bisa membuat kalian menguras air mata. Dan juga terdapat kata kasar. Mohon bijak dalam membaca. Kisah seorang gadis yang di nikahkan oleh pria yang dia cintai. Pria itu menikahkannya bukan karna cinta melainkan karna balas dendam sebab gadis itu membuat tunangannya koma. ❤️❤️❤️ "Sampai kapanpun, gue ngak sudi makan masakan yang lo buat" "Ta-tapi-" belum sempat Hana melanjutkan kalimatnya, Daniel mendorong kuat tubuh Hana hingga wanita itu tersungkur ke lantai yang ada serpihan vas itu. Bahkan lutut dan telapak tangannya terkena serpihan itu, Hana menangis saat melihat darah mengalir. Kemudian Daniel mengarahkan kakinya untuk menginjak tangan Hana bahkan ia menekan kuat sehingga darah dari telapak tangannya mengalir deras. Hana memekik keras, namun Daniel tidak menghiraukannya. "Aww...Da-daniel.... Sa-sakit, kumohon... Le-lepas" Daniel melepaskan tinjakkannya, Hana bernapas lega. Tapi Daniel kembali mencengkeram rahangnya hingga Wanita itu mendongak, kemudian tangan Daniel melayang ke pipi mulus gadis itu. PLAK Hana merasa pipinya panas, tamparan Daniel tidak main-main bahkan bisa ia rasakan bibirnya sedikit berdarah. "Menangis sepuas lo, karna penderitaan lo masih panjang!!" ucap Daniel dingin, ia menyeringai tajam. ❤️❤️❤️ Akankah Hana bisa Mendapatkan Cinta Daniel? Bisakah Ia bertahan sampai Akhir? penasaran Sama Ceritanya? Kuy Baca Aja:) ⛔PLANGIAT DILARANG COPAS ⛔ Kalo udah baca ini, kuy baca Kahfi dan Naya 😊
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  di hanun729
52 parti Completa
Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
My Badboy Boyfriend cover
BRINCA cover
Tolong, Cintai Aku cover
ONLY YOU cover
ReyHana (COMPLETED) cover
BROKEN HEART [END] cover
Suamiku Amnesia (REPOST) cover
Gamang cover
Please, Love Me (END) cover
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  cover

My Badboy Boyfriend

6 parti Completa

"Arbella Nadia Kayla. Gue gak bisa romantis. Gue gak tau gimana caranya romantis ke cewe. Gue gak janji bisa bahagiain lo. Gue gak janji bisa selalu bareng terus sama lo. Gue gak janji buat bikin lo nyaman sama gue. Gue juga gak janji buat gak pernah bikin lo sedih dan meneteskan air mata. Tapi gue bakalan berusaha buat lo bahagia, bareng lo terus, bikin lo nyaman sama gue, dan gak bikin lo sedih sampe netesin air mata. Di hari ini, hari ulang tahun lo, di depan semua temen temen, gue nyatain perasaan gue ke lo kalo gue suka, sayang, cinta sama lo. Lo mau gak jadi pacar gue?" Dengan serangkaian kata kata di atas hati Kayla tersentuh. Rasa senang, terharu, bahagia, dan entahlah Kayla tak tau, bercampur aduk jadi satu dalam hati Kayla. Kayla mengembangkan senyuman terbaiknya pada Zidan. Di sentuhnya pipi kiri Zidan dan Kayla mengeluanya dengan lembut. "Di hari ini, hari ulang tahun gue, gue jawab pernyataan perasaan lo ke gue. Sebelum itu, gue mau tanya sama lo. Lo beneran mau denger jawaban gue? Lo beneran mau tau?" tanpa berpikir dua kali, Zidan langsung menganggukkan kepalanya. Lagi lagi Kayla tersenyum, lalu CUP "Gue mau" jawabnya.