Unconditional Love

Unconditional Love

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 2, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Min aku sudah bilang aku tidak bisa datang ke acara ulang tahunmu." Dia tidak bisa menatap wajahnya , karena dia takut dan merasa bersalah padanya "Kamu tega tidak datang ke hari ulang tahunku?" tanya Min dengan ekspresi sedih "Hana?" panggil Min dengan nada putus asa , bibir Hana bergetar ia tidak tahu apa yang harus ia katakan pada Min "harus aku bilang berapa kali , aku sibuk ." Hana membalikkan badannya dan memberanikan diri menatap Min "Kamu bohong." Min menatap Hana dengan tajam "Maafkan aku Min." satu kalimat itu membuat hati Min hancur , Min tersenyum getir "Ya sudah jika kamu memang tidak bisa." Hana menundukkan kepalanya "Sudah malam, aku pamit pulang." tanpa berkata-kata apa-apa Hana membiarkan Min pergi . Hana menatap punggung Min yang berjalan dengan langkah yang terlihat tidak bertenaga. Malam ini sangat dingin , sedingin hati Hana yang menyembunyikan semua perasaan yang ia kubur didasar hati demi menjaga sebuah keiimanan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dirimu Milikku
  • Mas Angga✔️
  • Tiga Kanvas (TAMAT)
  • ReyHana (COMPLETED)
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • BRINCA
  • Rumah Tanpa Atap
  • Mantan Kakak Ipar Rasa Pacar
  • Please, Love Me (END)
  • ONLY YOU

"Aku punya kendali atas diriku sendiri, Mas! Aku punya harapan, keinginan, dan mimpi. Aku... aku berhak merasakan bahagia." ~ Hana Yasmin Azzahra "Habibti, kamu milik saya." ~ Khalif Al Mubarok Hana, gadis muda dari kota yang cerah, tak pernah membayangkan bahwa hidupnya akan digenggam oleh seorang pria seperti Khalif. Lelaki dengan sorot tenang yang menyembunyikan sisi dingin, menuntut, dan nyaris tak tersentuh. Dia kaya, terpandang, dan penuh kendali atas tanah tempat mereka tinggal. Desa yang awalnya terasa damai berubah menjadi panggung yang penuh luka dan bisu. Khalif mencintai dengan cara yang rumit, melekat, mengikat, dan kadang menyakitkan. Sementara Hana, dengan hatinya yang bebas dan suara yang tak ingin dibungkam, terus berjuang untuk tetap menjadi dirinya sendiri. Sifat Khalif yang penuh dominasi dan selalu menuntut Hana untuk patuh, terus-menerus berbenturan dengan keras kepala dan jiwa bebas yang Hana miliki. Tapi sampai kapan Hana bisa bertahan dalam pernikahan yang tak memberi ruang untuk tumbuh? Dan jikapun hatinya lelah... akankah dia mampu melepaskan diri dari Khalif yang mengaku memberinya perlindungan, namun justru menjadi sumber luka paling dalam? _________________________________ DILARANG PLAGIAT! karena plagiat itu dosa besar. Sebesar cintaku padamu, eaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines