WITH LOVE

WITH LOVE

  • WpView
    Reads 120,535
  • WpVote
    Votes 8,334
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Aug 6, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Riana Saraswati adalah seorang gadis yang beruntung. Terlahir sebagai sulung pengusaha ternama. Dia memiliki semuanya. Wajah cantik, kasih sayang orang tua, keluarga yang bahagia dan cita-cita di depan mata. Tapi apa yang terjadi jika dia harus kehilangan segalanya dalam sekejap. Apa jadinya, jika dia harus mengubur cita-citanya lantaran harus membantu orang tuanya untuk memperbaiki kondisi krisis mereka. Dan Bagaimana jadinya, ketika dia harus meninggalkan tanggung jawabnya yang belum selesai lantaran ia harus pulang ke tanah airnya. "Karena aku peduli. Aku tidak masalah jika itu orang lain, tapi ini kau. Bagaimana bisa aku membiarkanmu terlibat dalam omong kosong ini. Kau tidak tahu? Aku hanya menerima pernikahan bodoh ini karena harta keluarga Dibrata. Hanya karena harta." "Dan kenapa kau harus peduli padaku? Kalau pernikahan ini hanya omong kosong seperti yang kau bilang, kenapa juga kau peduli? Heh???" With Love is begin....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines