Found You

Found You

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 13, 2018
"Kau benar-benar sudah berubah, Alin. Benar kata Andra, kau sangat cantik." Aku tersipu mendapati Angga memujiku. Kurasakan panas mengaliri wajahku dan kuyakin saat ini wajahku sudah memerah. "Kamu kenapa belum menikah juga, Nak?" tanya Ibu tiba-tiba. Rasanya ada yang menusuk hatiku mendengar pertanyaan itu. "Mohon do'anya saja, Bu. Semoga Allah segera mempertemukanku dengan jodoh terbaik." "Aamiin. Insyaallah Ibu selalu mendo'akanmu." Balas Ibu dengan senyum mengambang di wajahnya yang tak lagi muda. Di dalam hati aku berkata, "Aku berharap Angga-lah yang kelak menjadi jodohku." ♡♡♡ Ini hanyalah cerita sederhana. Sudah pernah di posting di facebook namun masih setengah jalan. Insyaallah cerita lengkapnya aku publish di sini. Semoga suka dengan kisah sederhana ini. ♡♡♡ Happy reading...
All Rights Reserved
#11
foundyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tentang sebuah rasa
  • Benang Takdir Azalea
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Ana Uhibbuka Fillah [Sudah Terbit]
  • Mas Zeenan
  • Bukan pernikahan paksa (Tamat)
  • Imam Kedua (Tersedia di Dreame)
  • Janji Surgaku (TAMAT)
  • Let Me Love You (Complete✔)
  • Kekasih idaman (TELAH TERBIT)

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines