Datang dan lalu Pergi

Datang dan lalu Pergi

  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 3, 2018
WpInfo
No ficción
Di kala itu kau hadir tanpa ku duga sedikit pun, kau datang di barengi dengan sebuah luka yang begitu dalam. Aku tak tau luka apa yang sedang kau topang sebelumnya. Apakah luka karena goresan cinta. Entahlah. Namun, perlahan waktu berjalan. Tanpa kita sadari ternyata kita hidup di dalamnya. Dan perlahan perasaan ini mulai tidak ku mengerti. Seolah memaksaku lebih dekat denganmu. Tak tahu apa sebabnya, mungkin aku mulai jatuh dan cinta padamu. Hari demi hari berjalan seiring waktu, begitu juga dengan hati yang semakin erat memikatmu. Tanpa ku sadari, aku mulai mencoba berusaha menjadi yang terbaik untukmu, selalu ingin mengerti tentangmu, dan ingin membawa senyum di kala kau pilu. Tapi semua itu tak berarti, dinding-dinding yang perlahan ku bangun. Kini runtuh dalam sekejab. Kau beranjak pergi dan meninggalkanku sendiri. Semua hilang, hanya goresan luka saja yang tersisa. Yang selalu setia menyiksa. Dikala malam sunyi datang menghampiriku. Aku tak begitu percaya, aku selalu meyakinkan diriku. Kalau aku sedang hanyut dalam sebuah mimpi. Walau sebenarnya semua ini dalam kenyataan. Tapi tak mengapa bagiku. Pergilah. Karena kau juga berhak untuk bahagia. Walau aku disini seperti terhempas ombak yang begitu menyakitkan. Biarlah luka ini aku jalani sendiri. Pergilah... Terima kasih telah pernah hadir dalam hidupku. -Hermando
Todos los derechos reservados
#78
goresantinta
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • After My Prayed
  • From The Eyes
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • ALONE
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Berjanji Untuk Sehati
  • My Quuen is Bad Gril
  • Bianglala
  • KHALISA🖤
  • • EUTANASIA •

Aku masih bersama semesta Memandang langit kian lara Bergelut memperjelas kata Padahal hati menerka-nerka Bermula temu lantas merindu Hatiku berkelana tak tentu Sebait nada menyapa usang hatiku Aku berlari bersama doa Memperjuangkanmu tanpa jeda Saat diam bersahabat dengan keheningan Runtutan lafaz berbincang Bersimpuh menyebut namamu dengan Rabb-ku Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh. Nah ini, aku buat cerita untuk para kaum-kaum di muka bumi ya😂 Awalnya aku cuma buat bait-bait ini untuk mengisi waktu luang, dan usaha melupakan(mu) yang berbanding terbalik dengan angan(ku). . . . . . Jika berkenan di hati monggo mampir, silakan mengkritik dengan bijak tanpa merendahkan. Dan jangan lupa Vote juga ya♥️ Terimakasih, salam dari Aku♥️, hehehe

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido