Girl Trouble Maker

Girl Trouble Maker

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 14, 2020
Dijodohkan dengan seorang om-om tak pernah terlintas dipikiran Angel dalam mimpinya pun tidak. Tapi mau bagaimana lagi ini jalan hidupnya, ini kisah hidupnya. Jalan hidup yang mengantarkannya entah sampai kebahagian seperti novel yang slalu ia baca atau berakhir tragis seperti film yang ia tonton. "Saya bukan pengecut yang lari dari tanggung jawab" *Darel "Helleh gayaknya tanggung jawab emang gua hamil!," *Angel
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Best Of Name (END)
  • Duhai Habibi [On Going]
  • Jodoh Gue!!! [END]
  • "Cinta Dibalik Perjodohan"
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • DI JODOHKAN DENGAN WANITA BERCADAR (LENGKAP)
  • Hafizhah [sudah terbit]
  • Sebelum Kau Menghilang [END]
  • Perjodohan Berakhir Cinta
  • No Cerai No Pisah!

Pernikahan karna perjodohan. Antara 2 orang yang tidak saling mengenal. Askara, sosok perempuan yang belum selesai dengan masa lalunya. Dia harus menerima nasibnya untuk dijodohkan dengan pria pilihan orang tuanya. Endra, sosok pria yang sudah memantapkan pilihannya dengan sosok wanita pujaannya.Tapi dia harus mengikhlaskan wanita pujaannya demi keinginan orang tuanya. Banyaknya pertengkaran dan pertaruhan nyawa terjadi diantara mereka. Bagaimana akhir cerita mereka? ## "Tadi kenapa telfon? Sampe 3 kali, emang ada yang penting?" Kara terdiam mendengar kalimat terakhir Endra. 'Emang ada yang penting?' ,apa Kara yang hamil sudah tidak penting baginya? Kenapa Endra setega itu? ## "Ra, lo mau pindah kamar?" Kara mengangguk "Kenapa Ra?" "Itu yang lo mau kan, lo udah bosenkan tidur sama gue. Liat gue setiap bangun tidur dan setiap mau tidur. Gue bakal turutin kemauan lo!" ###

More details
WpActionLinkContent Guidelines