Seorang pria terlihat tengah berlari dengan sangat tergesah-gesah. Ia melangkah memasuki sebuah ruangan yang terlihat gelap dengan penerangan yang sangat minim. Ia mengedarkan pandangannya untuk mencari wanita yang sangat dicintainya.
Lalu ia berjalan mendekat "kau siapa?" terdengar suara seseorang yang terduduk lemas. Saat dia melangkah kan kakinya lebih dekat dia dapat melihat wanita yang sangat Ia cintai terduduk lemas dengan keadaan yang sangat menggenaskan.
Lantas wonwoo langsung mendekat dan memeluknya "won.. Woo-ya ?" Rintih ryeon mulai menangis " aku kira kau tidak akan datang"
Wonwoo menenangkan ryeon "uljima oh, sekarang aku sudah di sini bersamamu"
Mata ryeon terlihat sangat bengkak karena cairan bening telah membasahi wajah cantik wanita itu "Aku merasa sangat takut wonwoo-ya "
Ryeon mengucapkannya dengan sesenggukan "aku sangat bersyukur...... kau datang. Maafkan aku karena tidak mengenalimu, berjanjilah padaku untuk tidak meninggalkan ku"
Pria itu tetap setia menatap ryeon dengan senyum manisnya. Ia mengusap airmata yang masing tersisa di wajah ryeon "bagaimana kau dapat mengenaliku jika matamu di penuhi airmata?"
Lalu ryeon kembali memeluk wonwoo dan berbisik " tetaplah berada di sisiku wonwoo-ya " yang terjadi selanjutnya ryeon telah kehilangan kesadarannya.
"seandainya aku bisa ryeon aku akan selalu berada di sampingmu, menghapus airmatamu dan memelukmu seperti ini ryeon"
~jeon wonwoo~
" Tuhan terimakasih karena telah mengembalikan dan mengizinkan dia untuk tetap berada di sisiku"
Gomabda~
Todos os Direitos Reservados