Love Notes

Love Notes

  • WpView
    Reads 950
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 24, 2026
Meet Magdalena Putri Pereira Seorang gadis yang berusaha mencari sosok calon suami idaman di masa depan nya hingga harus ke luar negeri Meet James Hugo Miller Seorang pria arogan yang berperan penting di dalam dunia hitam dan berbahaya yang di pimpin nya hampir 15 tahun Meet Marco Diaz Seorang pria di masa lalu Magdalena yang bersikeras memperbaiki hubungannya dengan sang mantan. ___________________________________________________________ "Bagaimana bisa buku diary ku berada di tangan Anda, Tuan?" tanya Lena dengan suara yang sangat pelan. "Karena aku lah calon suami idaman mu itu, Nona!" jawab James setengah berbisik di telinga gadis itu. "What? Tidak mungkin orang seperti mu adalah calon suami ku" teriak Lena. Kesabaran nya benar-benar sudah habis. "Apakah aku harus mengajarkan mu tentang cara membaca dan mengingat yang baik sehingga kau bisa mengerti apa yang kau tulis sendiri?" Lena masih menatap wajah pria itu yang sekarang tengah tersenyum miring ke arah nya. __________________________________________________________ "Apakah kita tidak bisa seperti dulu lagi? Apakah penjelasan ku masih belum meyakinkan mu jika aku tidak pernah mengkhianati hubungan kita?". " Tentu saja hubungan ini sudah berakhir. Aku tidak pernah mau memulai hubungan dengan orang yang sama dan aku kembali mengulangi kesalahan yang sama."
All Rights Reserved
#293
darkness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mantan Terindah
  • Hidden
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • the protektif wedding
  • SYAKILA
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • HATRED [On Going]

Sebuah siksaan yang berat bagi Bagas untuk mengabaikan ketertarikan fisik terhadap mantannya, Nessa, yang saat ini berkali-kali lebih cantik dari Nessa yang dulu pernah ia kenal. Namun, prinsip mereka yang sejak dulu menjadi jurang pemisah diantara mereka rupanya tak lekang oleh waktu, walau ketertarikan diantara mereka sangat sulit mereka lawan. Bagas yang menganut budaya Barat, sementara Nessa yang menjunjung tinggi budaya Timur. Mungkinkah bisa bersatu? *** "Mungkin, aku tidak akan pernah bisa memberikan apa yang kamu inginkan, Nessa. Karena seperti yang kamu tahu aku tidak tertarik dengan komitmen dan sama sekali tidak meyakini sebuah mitos bernama cinta." "Kalau begitu, lepaskan pelukanmu biarkan aku pergi sekarang juga." "Itulah masalahnya Nessa, aku tidak ingin kamu pergi, mungkin sedikit egois, tapi itulah kenyataanya," "Bukan sedikit tapi sangat, sangat egois, Bagas. Kamu menginginkan tubuhku, menginginkan aku selalu di dekatmu dan melarang siapa pun mendekatiku, tapi kamu tidak tertarik untuk memilikiku." "Apakah seminggu ini, sikapku padamu kurang meyakinkanmu kalau aku sangat tertarik untuk memilikimu?" "Aku hanya melihat, keegoisanmu." "Tentu saja aku ingin memilikimu, Nessa. Bukankah aku pernah berkata padamu kalau aku akan memilikimu sesuai dengan keinginanku. Sekarang jika kamu ingin kita saling memiliki, maka terimalah tawaranku. Jangan pernah gunakan perasaanmu dalam hubungan ini, kita tinggal nikmati saja kebersamaan kita. Jangan pikirkan hari esok, cinta dan pernikahan. Tidak ada kesenangan yang menjanjikan dalam kehidupan seperti itu," "Aku pun bersedia menjadi milikmu, tapi 'memiliki' dalam versi aku, yaitu saling memiliki yang diawali dengan cinta dan pernikahan, karena kata 'memiliki' versimu, bukan definisi yang aku inginkan." kata-kata Nessa tegas dan mantap, niat untuk membawa Bagas pada prinsipnya kembali berkobar, walau tidak yakin akan berhasil tapi ia akan tetap mencobanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines