Azki
  • WpView
    Reads 460
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 4, 2020
Kirana Adistia, siapa sih yang gak kenal sama dia se-antero kampus? Cewek cantik, pintar, ceria, namun banyak orang yang menjauhinya. Itupun karena hal sepele, yaitu kedua kakinya. Setiap doa, ia selalu meminta teman, untuk menemani kesepiannya. Dan saat mimpi itu datang, perlahan namun pasti kehidupannya berubah. -the pecognitive dream- Sebuah ketidak sempurnaan mengejar Cinta ¿jika ada kesamaan, nama, tempat, dan lain lain, mohon dimaafkan, karena ini murni dari pikiran sendiri? {Sebagian cerita diprivat, follow dulu sebelum membaca:)} Start 2718
All Rights Reserved
#513
broken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SKRIPSUIT  ✔
  • Gleaming
  • SEMENTARA (Kumpulan Cerpen)
  • 𝚂𝚝𝚘𝚛𝚢 𝙻𝚘𝚟𝚎 𝙰𝚋𝚘𝚞𝚝 𝙺𝚒𝚛𝚊𝚗𝚊
  • Dear Dosen Killer[Completed✔]
  • Fake Lovers
  • The Journey Of Zea ( COMPLETED)
  • Will I Ever Call U Mine? By Kim.Lee [TERBIT]

{Completed/utuh/tamat} Fayka mau tak mau harus sering bertemu dengan Yasa karena memiliki dosen pembimbing yang sama. Berawal dari sesama kesengsaraan korban dospem, bagaimana jika Fayka mulai baper karena Yasa, yang mendapatkan predikat fakboi, terus bersikap manis padanya? *** Setelah empat tahun menempuh pendidikan di jurusan psikologi, Fayka seperti mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas akhir skripsi. Sialnya, Fayka mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan membuat jantungnya tak keruan setiap akan melakukan bimbingan. Namun, penyebab jantungnya tak keruan bukan hanya dosen pembimbing. Yasa, sang kayak tingkat penyandang status fakboi kampus, mendapatkan dosen pembimbing yang sama dengan Fayka dan terus bersikap manis pada Fayka. Menolak rasa bapernya, Fayka mencoba memfokuskan diri pada skripsi yang harus diselesaikannya segara akibat tuntutan sang Ibu. Sayangnya, takdir tidak selalu berpihak pada Fayka untuk mempermudah jalannya menuju sidang. Lalu bagaimana dengan perasaan Fayka jika ketika badai menerjang hidup, Yasa adalah orang yang selalu hadir di sisinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines