Rain and Coffee

Rain and Coffee

  • WpView
    Membaca 861
  • WpVote
    Vote 207
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Agt 5, 2020
WpInfo
Puisi
Yaa.. Hujan dan Kopi. Dua hal yang tak dapat dipisahkan dari kegiatanku. Saat hujan, sudah tentunya aku menyesap kopi kesukaanku. Dua hal inipun, alasanku membuat sajak puisi ini. Selamat menikmati
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tanah Sehabis Hujan (Bagian Satu)
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • impLOVEssible ✔ [ Sudah Terbit ]
  • Diam
  • JINGGA
  • UNREQUITED LOVE
  • Renjana
  • Senja Rindu Pagi
  • SADRAH ✔️ (Part Lengkap)

"Aku suka aroma tanah sehabis hujan. Anggap saja hujan adalah isi kepalaku dan tanah adalah tempatku menulis." Semacam kumpulan puisi Devania Pury--ya, jika bisa dibilang puisi. Baik puisi yang belum pernah dipublikasikan, diposting di beranda media sosial atau diposting di blog tanah sehabis hujan. Akan sangat menyenangkan jika ada puisi yang 'cocok' untukmu. Tapi, jangan berspekulasi. Tak semua tentangmu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan