Under 40

Under 40

  • WpView
    Membaca 570,376
  • WpVote
    Vote 63,504
  • WpPart
    Bab 29
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 3, 2019
Cerita kolaborasi dengan @sitinuratika07 ---------------------------------------------------------- Dasar netizen jaman sekarang bisa-bisanya komentarin hidup orang lain. Coba lihat hidup mereka, apa lebih baik dari gue? Hidup gue ini sudah begitu sempurna. Gue kaya Raya, harta gue berlimpah, Gue juga tampan dan pintar. Ya meskipun cuma satu kekurangan gue, masih sendiri di usia menjelang 40 tahun. Lalu apa salahnya? Sendiri bukannya tidak laku. Tapi sendiri itu pilihan. Tapi demi para netizen kesayangan gue, akhirnya gue coba ambil jalan tengah. Cari pasangan yang kira-kira siap terima semua kekayaan dan ketampanan gue. Ada yang bisa rekomendasikan? Kalau ada kandidat, jangan lupa bawa CV ke perusahan milik gue.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#23
shisakatya
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Affiliare
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]
  • Perfect Duet
  • -1 MARRIED BY ACCIDENT [ REPOST ]
  • Sepertinya, Cinta (UPDATE SUNDAYS)
  • TIRANI
  • Nikah Muda& Otak Mesum
  • Complicated Marriage.-Myg
Affiliare

"Tomi". Panggilan Kania kini merubah pandangan gue menjadi menatap mata beningnya. "Ya?" "Sekarang, kamu tahu kan kalau aku ga pernah main main sama perjanjian kita?" Udah gue tebak sebelumnya kalau obrolan kita berakhir dengan bahasan yang -sejujurnya-, bikin gue ngerasa bersalah. "Ya, aku harap kondisinya terus kayak gini. Buat sementara waktu. Sampai kita berhasil menangin permainan ini, Tom." "Kapan itu?" "Dont know, kamu lebih tahu, Tomi. Peranku disini cuma bantuin kamu." "Why?" "I want my life will... settle down. I'm in twenty eight, almost twenty nine. Udah cukup aku main main sama Rendra kemarin". Perempuan mana yang ga pengen segera menikah dengan orang yang dicintainya, hidup tenang, punya anak. Semuanya pasti pengen. Tapi, boleh ga sih kalau gue ini berharap lebih sama Kania? "Sama aku main main?" Sepintas, kata kata gue jadi ala ala womanizer gini. Bukan. Gue cuma pengen dapat kejelasan, dimana letak gue di hati dan pikirannya Kania. "We just discussed about this game, kalau kamu ga lupa, Tomi." Kania mengeratkan genggaman tangannya dicelana. Menatap perapian dengan pandangan yang nanar. Rank 02 #metropop as per 27/03/20 Rank 01 #politik as per 08/01/20 Rank 01 #marriagelife as per 09/03/20 Rank 03 #jatuhcinta as per 13/03/20 Rank 01 #marriage as per 22/03/20 Rank 05 #metropopindonesia as per 12/07/20 Rank 02 #dokter as per 1/1/2021

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan