Story cover for BROWNIS by olyn_17
BROWNIS
  • WpView
    LECTURAS 311,877
  • WpVote
    Votos 16,768
  • WpPart
    Partes 28
  • WpView
    LECTURAS 311,877
  • WpVote
    Votos 16,768
  • WpPart
    Partes 28
Concluida, Has publicado jul 04, 2018
Sejomblo - jomblo nya gue. Bukan berarti gue mau sama bocah
-devie, 29 tahun

Kakak itu cuma milik aku. 
-Austin,19 tahun

       Ini tentang devie, yang menunggu jodoh. Dan austin yang menunggu devie. Devie yang tidak suka cowo posesif ditambah lagi dia jauh lebih muda. Dan austin yang ingin selamanya memiliki devie.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir BROWNIS a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#53jomblo
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
HOT DADDY 1 (TAMAT) cover
The Most Love cover
My Duda[Selesai] cover
Mr. Right For Now cover
DUDA, OH MY GOD!  cover
Silent, Please! (Re-up) cover
Being Love (TAMAT) cover
Aditya| Possessive Husband cover
KUBENCI PADA DUNIA INI KECUALI KAMU (end) cover

HOT DADDY 1 (TAMAT)

57 partes Concluida Contenido adulto

WARNING!! 21+ "Besok umur mu sudah 6 tahun, sayang. Apa yang kamu inginkan dari Daddy?" Edwin berjongkok di depan putra kebanggaannya. Miko, anak laki-laki itu menatap Daddy nya malas. Dia meletakkan heandpone mahal yang Daddy nya belikan sewaktu dia berulang tahun yang ke 5 dulu. "Tentu bukan robot yang bisa berjalan, ataupun liburan ke luar negeri." Jawab Miko, dingin. "Lalu?" Edwin menautkan kedua alisnya, pertanda bahwa dia tidak mengerti dengan ucapan putranya. "Bisakah Daddy memberikan aku seorang ibu? Aku ingin seperti teman-teman ku yang ketika berangkat dan pulang sekolah di jemput oleh kedua orang tuanya." Miko menatap Edwin dengan tatapan memohon. "Kenapa diam? Sudah aku tebak, Daddy tidak bisa mengabulkan permintaan ku itu. Tapi kenapa? Apa karena aku nakal? Apa karena nilai ku matematik jelek? Aku bisa perbaiki itu, Dad." Kali ini Miko benar-benar menangis. "Maafkan Daddy, sayang. Daddy..." Miko berlari ke kamarnya. Sedangkan Edwin tertunduk di depan ruang keluarga. Sudah sekian kali anaknya meminta seorang ibu. Namun dirinya masih tidak bisa memberikannya.