MAS ASKARA [TAMAT]

MAS ASKARA [TAMAT]

  • WpView
    Reads 416,600
  • WpVote
    Votes 31,898
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak sempurna, sebuah kekurangan yang pasti dimiliki oleh seluruh mahluk hidup di dunia. Namun, dibalik kekurangan tersebut, pasti tersimpan kelebihan di dalamnya. "Maaf, apa ada orang di sini?" Si malaikat cantik meraba meja yang berada tepat di depannya. "Ya, ada. Maaf, jika saya lancang menduduki kursi ini. Saya tidak kebagian kursi," bohong Aska. "Benarkah? Sepertinya keadaan di toko tidaklah ramai, malah sepi." Si malaikat cantik mencoba memperjelas pendengarannya. "Iya, sepi. Keadaannya sepi sekali," ucap Aska membuat si malaikat cantik mengerutkan keningnya bingung, membuat Aska tersenyum sedikit. Sangat sedikit, karena hal tersebut begitu langka Aska tunjukkan. "Tidak sepi, mas." Panggilan yang menurut Aska sangatlah so sweet. Apakah Aska baper? Panggilan seperti itu bukankah biasa? Pedagang bakso pun biasa mendapatkan panggilan tersebut. "Hati saya yang sepi," Jangan MENJIPLAK atau MEN-COPY cerita ini. PLEASE! hargai karya orang lain, karena sesungguhnya kamu menghargai dirimu sendiri.
All Rights Reserved
#431
buta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bos Galak (ON GOING)
  • YOUNG CEO AND BAD GIRL
  • Angel To Raya (END)
  • AIR (Ketika dua air yang berbeda arti disatukan atas nama cinta) KOMPLIT
  • Disguise... [END]
  • KIARA [END]
  • ALEYA~~
  • SEBALIK
  • YOU ARE MINE [END]

_Bulan Pradipta_ Bekerja di salah satu perusahaan musuh adalah musibah terbesar, dan musibah itu harus gue rasaiin setiap hari. Baru seminggu bekerja sudah ngebuat hati, huft ... menyebalkan! "Bulan, ambilkan saya minum!" "Bulan tolong pijitin bahu saya!" "Bulan, suapin saya." "Bulan, blablabla--" "Pak, saya mau tanya dong." Dirga yang masih bergelut dengan filenya, menatap Bulan dengan datar. Sedangkan yang ditatap hanya memutar bola matanya malas. Dirga menautkkan alisnya. "Apa?" tanya Dirga dengan datar. "Saya itu serketaris atau babumu sih, Pak?" "Menurut kamu?" Tali mana tali, gue mau gantung diri. _Dirga Arkaneo_ Menggangu Bulan adalah hoby saya. Orang yang sekarang menjabat sebagai Serketaris dari seorang Dirga Arkaneo. Tak di sangka dengan pertemuan yang bisa dibilang aneh tapi menyenangkan menjadi hal tersendiri bagi saya. Ada satu hal yang saya suka darinya. Saya suka saat melihat wajah kesalnya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines