PASANGAN SESURGA

PASANGAN SESURGA

  • WpView
    LECTURES 150
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juil. 7, 2018
WpInfo
Fiction
Thèmes Sociaux
Shafura merasa berat hati meninggalkan asrama yang telah ditempatinya tiga tahun berturut-turut. Bukannya tidak rindu dengan ibunda dan ayahnya, hanya saja ia belum siap diharuskan bertatap wajah kembali dengan seseorang di rumah itu. Tapi ia bisa apa? Tiada tempat lain untuk dirinya pulang selain rumah sang orang tua. Dan walau bukan keinginannya, mau tidak mau Shafura akhirnya menerapkan sikap dingin binti judes yang ia buat seapik mungkin hanya ke satu orang di rumah itu untuk semata-mata mencegah insiden beberapa tahun silam terulang kembali. ••• copyright ©2018 by yuniagstn4
Tous Droits Réservés
#3
sanubari
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Menjadi Imam Untukmu✔(Selow Update)
  • AKSARA LARA(END)
  • Takdirku "menjadi ibu muda" (SUDAH TERBIT)
  • AZALEA
  • Sea Heals Everything
  • Cinta Neng Zulfa
  • Titik Takdirku. (Terbit)
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Rindu rumah [END]

Ini tentang kisah cinta yang sangat rumit, Kisah cinta Danu yang ingin menjadi Imam dalam Hidup Zahra, namun cintanya selalu diuji, dapatkah Danu menghalalkan serta mewujudkan keinginannya untuk menjadi Imam dalam hidup Zahra? "Untuk menjadi rembulan aku tak bisa, untuk menjadi hujan aku tak mampu, menjadi senja pun sungguh aku benar-benar tak sanggup. Aku hanya bisa melakukan satu hal, yaitu Menjadi Imam Untukmu" Danu Candra Dinata. "Kau tak perlu menjadi rembulan, hujan dan senja, kau tak perlu mengambilkan rembulan dan memetikan bintang karena bagiku kau adalah langitnya yang menaungi semesta, hingga aku bisa melihat rembulan hujan dan senja. Kau tak perlu berbuat apapun, kau tak perlu melakukan apapun, cukup ada di sampingku, melihatku ada di kedua bola matamu itu sudah cukup." Azzahra Nurlatifah. Menjemput cinta dengan cara teristimewa.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu