Remaja Zaman Now

Remaja Zaman Now

  • WpView
    Reads 906
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 28, 2018
Dinar merasa tak seberuntung teman-temannya. Dia mulai melawan dan banyak menuntut pada orangtua. Dinar tak menyangka, protesnya pada keadaan justru membawanya pada kenyataan yang tak terduga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Buku Resep Cinta (Completed)
  • Lilin di tengah hujan [END]
  • Last Love
  • Promise (Sunhak)
  • NESTAPA [On Going]
  • VERSUS [SELESAI]
  • Happy Family [TAMAT]
  • D U D A
  • Believe in You [END]
  • TOUCHED (End)

Satu-satunya lelaki yang bisa membuat Djenar jatuh cinta dari dulu sampai sekarang adalah Gentala Abimanyu. Perwira TNI Angkatan Darat yang kebetulan menjadi Ajudan Om nya. Bagi Djenar, Genta lelaki paling tampan dan paling dia inginkan sejagad raya ini, tidak ada yang lain. Genta adalah paket komplit, semuanya jadi satu dan ada pada Genta. Tapi itu dulu saat dia masih menjadi anak ingusan, usianya masih tujuh belas tahun. Kalau sekarang tentu tidak lagi. Genta sudah menolaknya mentah-mentah. Mereka sudah memiliki kehidupan masing-masing dan tidak saling berhubungan lagi satu dengan yang lain. Djenar dan Genta tidak akan pernah bersama. Tiga belas tahun berlalu tiba-tiba Djenar bertemu kembali dengan Genta dalam situasi yang tidak terduga. Rasa cintanya masih ada, namun rasa ingin memilikinya sudah hilang entah kemana. Djenar sadar diri, dia dan Genta berbeda jauh. Seorang Djenar yang hina ini tidak akan mungkin bisa bersanding dengan Genta yang luar biasa. Takdir membawa mereka kembali bertemu bukan tanpa alasan. Ada rahasia besar yang disimpan rapat-rapat tiga belas tahun lalu. Alam semesta sedang melakukan bersih-bersih, dan kali ini Djenar ketiban sial dengan harus ikut membersihkan dosa-dosa yang tidak dia lakukan. Ternyata Genta tidak sebegitu sempurna seperti penampakannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines