Malaikat Pembawa Kabar Baik

Malaikat Pembawa Kabar Baik

  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Nov 10, 2019
Sekian kali keajaiban bekerja menempuh perjalanan dengan sang takdir. Mempertemukan kisah yang akan merubah semua pandangan atau pendapat dari sosok dingin tersentuh. Menciptakan sebuah dilema antara 2 insan saat cinta mereka dihadangkan oleh sebuah cerita masa lalu,masa lalu Stevener Henrichard Johnsonen. "Aku telah ada di dekapanmu tapi kamu tak mau lagi merengkuhku...!"-Charen " Kamu salah kalo nganggep aku menjauhi kamu ataupun membenci kamu,aku justru gak mau kehilangan kamu.Aku gak peduli apa yang kamu lakukan bahkan kalaupun itu menyakiti hatiku tapi yg pasti aku gak mau kehilangan kamu !"-Steven Baca kuy ^v^
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • HEALAER
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Ketukan Takdir
  • Frozen Heart [HIATUS]
  • The Fate Of My Life (END)
  • Mahligai Sunyi
  • Terkunci Dalam Takdir
  • Karena Kamu Rumahnya
  • mistake or destiny?
HEALAER

*** Ada kalanya kamu harus menyerah untuk mencari, dan membiarkan takdir membawa dia pada dirimu, hidupmu, juga cintamu. Perempuan berusia 23 th itu menghangatkan kedua tangannya yang beku. Salju-salju membeku di sepanjang jalan. Tubuhnya benar-benar beku. Tapi tidak dengan hatinya. Lelaki itu menunggu di sana. Di antara jejeran lampu taman yang kerlap-kerlip. Dadanya bergemuruh. Tubuhnya dingin- tapi tidak dengan hatinya. Lelaki itu tetap berdiri. Menunggu seseorang, mungkin. *** John menatap arlojinya beberapa kali. Sudah sejam berlalu- dan dia masih setia. Musim dingin membawa luka sekaligus kerindukan yang dalam tentang seseorang yang selama dua tahun ini tak pernah pergi dari ingatannya. Kekasihnya. Kekasihnya yang abadi dalam ingatan. Salju-salju membeku, tapi tidak dengan hatinya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan