Revenge
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 11, 2018
WpInfo
Fiction
Mystery
Seorang Zander Xavier Antonio yang ingin mendaftar di sekolah "SENIOR HIGH SCHOOL" tetapi ia tidak diterima di sekolah tersebut. Zander pun akhirnya turun tangan dan ingin bertemu dengan pemilik sekolah tersebut. Ia mau membeli bangku kosong tetapi ia sudah telat, karena bangku kosong nya sudah habis! Dia sudah membujluk pemilik sekolah tersebut untuk membayr bangku kosong nya dengan berjuta juta tapi apa hasilnya?! Nihil. Akhirnya ia pun kesal dan dendam dengan sekolah itu, ia akan merencanakan sesuatu untuk sekolah tersebut. Kira kira apa yaa yang dilakukan oleh Zander? Penasaran kan? Makanya langsung aja baca hihi! Enjoy kawan!
All Rights Reserved
#218
pshyco
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen of High School
  • Asphodel ✓
  • The Last Weird (TAMAT)
  • Sweet Psychopath
  • Assassin Follower
  • DIA SANDRA(Selesai✔️)
  • Gallantra
  • Crumbling Of Caste [Tidak Dilanjut]
  • Broken Harmony (End)
  • Who Am I?

Zayn Arkana Wiradipa hanya ingin lulus dengan tenang. Siswa pindahan kelas 12 ini mendapat beasiswa penuh di SMA paling elit di Indonesia INFINITY HIGH SCHOOL sekolah di mana uang lebih penting dari moral, dan kebenaran bisa dibeli dengan nama keluarga. Di sana, Zayn bertemu dengan lima pilar sekolah ini, siswi kaya, cantik, dan berkuasa yang mengatur segalanya: dari guru, hingga siapa yang boleh hidup damai dan siapa yang layak dihilangkan. Mereka tak tersentuh, bahkan saat bullying yang mereka lakukan nyaris membunuh. Namun sebuah teror muncul. Satu per satu dari mereka mulai mendapat pesan ancaman, mimpi buruk yang jadi nyata, dan kejadian misterius yang tak bisa dijelaskan. Zayn yang awalnya hanya ingin bertahan, kini terjebak dalam permainan berbahaya. Karena terkadang, keadilan tidak datang dari cahaya... tapi dari kegelapan yang selama ini mereka ciptakan sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines