Way Of Life

Way Of Life

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 6, 2018
WpInfo
Fanfic
Girls' Generation
Kenalin aku Tiffany Ananta. Aku masih sekolah kelas 12, aku sering dibilang berandal sekolah karena sikapku yang sangat tidak sopan. Aku terlahir di keluarga kaya dan terhormat, semua orang mengenalku dengan sebutan wanita paling beruntung terlahir di keluarga itu. Bagiku sebaliknya. Sejak aku masih kecil, diriku tak pernah mendapat kasih sayang orang tua, orang tua ku bekerja di USA dan pulang setiap 3 tahun sekali karena itu aku menjadi perempuan nakal,dan aku membenci orang tua ku. Aku tinggal di rumah besar milik orang tuaku bersama pembantuku. Yang kulakukan setiap hari hanya pergi ke club malam, mabuk, dan sebagainya tapi tidak hubungan seksual. Tiba-tiba ada seorang lelaki masuk ke dalam kehidupan ku dan merubah diriku menjadi lebih baik. Siapa dia? I Don't Know Yang pasti aku berterima kasih padanya karena telah menyadarkanku. Thanks... Happy Reading^^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Young Uncle (COMPLETED)
  • DEAR ANNETHA
  • I NEED LOVE!!
  • ARTHABELYN
  • Langit Penuh Sakura (PROSES TERBIT)
  • Give Me A Chance To Be Normal "Lucas De Raffaelo"
  • Ardeyya
  • I Win You (21+)
  • ST [7] - Step-Sister Secret
  • TIFFANY 2

Dia memang masih seumuran denganku. Tetapi aku harus memanggilnya dengan sebutan 'Om'. Bukan dia yang memaksa, dan bukan dia yang mau. Apalagi aku yang minta, itu sangat tidak mungkin. Secara, dia adalah tipe cowok idamanku. Ini semua atas paksaan mama dan papa yang kuterima untuk alasan kesopanan. Ya, dia adalah adik mama. Belum lagi aku harus menerima kenyataan kalau dia akan tinggal dengan kami. Astaga! Aku pikir ini akan menjadi sangat seru. Dengan kepintaran yang dia punya, aku bisa memintanya untuk menyelesaikan tugas sekolahku. Sekedar informasi, dia selalu sekelas denganku. Demikian juga saat masuk SMA lebih dari dua tahun yang lalu. -Kalea Winandari Atmajaya- Dia gadis yang menyebalkan. Selalu menyusahkanku dengan segala kebodohan dan kecerobohannya bahkan sebelum aku tinggal dengannya. Bisa bayangkan bagaimana hidupku nantinya jika tinggal dengannya? Aku sendiri tak mampu memikirkannya. Sayangnya, dia adalah anak dari kakakku sendiri, yang berarti dia adalah keponakanku. Mendengarnya menyebutku 'om' sangat menjengkelkan. Bagaimana tidak, aku mempunyai keponakan yang seumuran denganku. Lahir dalam tahun yang sama, bulan yang sama, hanya berbeda tanggal. Dan dia lahir beberapa hari sebelum aku. Menjengkelkan bukan? -Devan Dwi Anggara-

More details
WpActionLinkContent Guidelines