SHE'S BACK(New Version)!!

SHE'S BACK(New Version)!!

  • WpView
    MGA BUMASA 16,053
  • WpVote
    Mga Boto 274
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadKumpleto Fri, Mar 25, 2022
[NEW VERSION] @s0ftp1ec_ Mama.... Papa... Hikssss! Aku dijebak setan itu! Aku butuh jalan dan keberanian untuk berlari. Tolong. Tolong berikan uluran tangan kepadaku, tarik aku! Aku ingin pulang. Aku ketakutan.... Ada belati menghunusku, ia mengutukku untuk berdiam dineraka! . Keparat sialan itu..... saudaraku!
All Rights Reserved
#832
wonwoo
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • I Love You, But ... ✓
  • Love Blossom
  • The Vampire Castille [END]
  • 고맙다 (Thanks) - (Sowon - Wonwoo) 2.0 ✔️
  • 𝐃𝐄𝐒𝐓𝐈𝐍𝐘 || 𝐓𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐞𝐫𝐛𝐢𝐭 [✓]
  • HYUNA'S LIFE
  • [COMPLETED] My Husband 내 남편
  • [2] About Us ✔
  • Aku Ada Untukmu ✓
  • [ɪᴠ] ᴊᴜꜱᴛ ᴏɴᴇ ᴅᴀʏ || ʏᴜᴋᴏᴏᴋ

Orang-orang berpikir Lee Seokmin adalah cowok yang Yuna suka dan Kwon Soonyoung adalah kebalikannya. Karena Yuna selalu tersenyum dan akrab dengan Seokmin, sedangkan pada Soonyoung seperti musuh. Namun, Soonyoung tak pernah menyerah dengan perasaannya. Hingga akhirnya dia mendapatkan hadiah besar setelah malam itu terjadi. Dia tidak sabar mendengar Yuna menerima perasaannya kemudian berpacaran dengannya. Seharusnya itu terjadi. Seharusnya. **** "Kau mau pergi? Kenapa?" Kebisuannya bisa membunuhku. "Yuna, kau bahkan tidak memberiku kesempatan pacaran denganmu! Kau bilang jawabannya hari ini." Dia sepertinya tidak peduli seberapa dalam kehancuran yang akan kuterima akibat putus asa mengejarnya. "Kenapa kau tega sekali padaku? Jawab aku!" Dinding batu yang mengungkung tubuh Yuna akhirnya binasa. Dia menjatuhkan tasnya dan melangkah ke arahku. Matanya tiba-tiba memerah. Aku bertanya-tanya apakah dia hendak menangis atau itu memerah karena hal lain seperti kelilipan atau apa. Tiba-tiba kedua tangannya mendorong dadaku. Kencang sekali. "Kau mau pacaran denganku? Baiklah," ujarnya, suaranya gemetar. Dia mendorongku lagi, lebih kencang hingga tubuhku keluar dari bawah atap halte ke bawah guyuran hujan. "Ayo pacaran." Yuna mengeluarkan ponsel. Sementara jemarinya menari di atas layar, aku mengawasi dengan gigi bergemeletukan, tubuhku menggigil kedinginan, tanganku terkepal kencang. Kemudian gadis itu memamerkan layar ponsel padaku yang menampilkan penghitung mundur. "Tiga menit dari sekarang."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman