I'm not a strong women

I'm not a strong women

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 8, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Semua wanita pasti memiliki titik lemah dan titik lelah. Sekuat apapun wanita itu pasti dia akan merasa tersakiti jika pria yang dia sukai atau dia sayangi malah menyayangi oranglain. Begitu juga dengan Nafeesa Abigail Chavali. Dia selalu menunggu orang yang dia suka namun orang yang dia sukai malah menyukai orang lain dan meninggalkan dia tanpa kepastian. Hilang bagai di telan bumi. Namun Nafeesa Setia menunggu dia. Dia yang tak mampu memberinya kepastian yang tak mengerti kata menunggu itu tidak mudah. Sampai akhirnya Nafeesa tahu bahwa pria yang dia suka ternyata susah memiliki orang lain dalam hidupnya. Apa yang Nafeesa lakukan? Meninggalkan atau masih diam di titik menyayangi dan terus merasakan kesakitan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Julian: The Boy Next Door
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Why Did I Fall in Love With You (END)
  • WISHES.
  • Dear, Chester
  • catatan kecil nea
  • [Complete] Fate in Chains
  • CIH, DASAR JELEK
  • Destiny (Tersedia E-book)
  • Till We Meet Again

Setia, hanya kata ini yang dimiliki Farah untuk bertahan bahkan pada pria yang tidak pernah ditemuinya, namun dia percaya bahwa hanya lelaki tersebut yang ingin dia nikahi selama bertahun-tahun. Kalau saja lelaki tetangganya itu tidak mengganggunya. Julian harus memainkan peran yang berbeda demi menguji kesetiaan perempuan yang selama ini menjadi "Kekasih Chatting"-nya. Pertemuan yang tak pernah direncanakannya merubah keseluruhan hidupnya. Farah cuma harus menunggu saatnya tiba, tapi kenapa lelaki tersebut tak pernah berhenti mengganggu dirinya? Dan kenapa kemiripan tetangganya dan lelaki impiannya begitu dekat? Apakah Farah harus memilih lelaki yang berada tepat di depan matanya atau harus menunggu pertemuan dengan lelaki impiannya yang entah kapan? Apakah kata SETIA bisa menjadi kunci dalam kehidupan cintanya? Hanya kepada "Julian", Diary kesayangannya Farah bergantung untuk setia pada hanya satu lelaki, dan cinta bagaikan gambling. Siapa yang harus dipilihnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines