renolve
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 21, 2018
Sebetulnya apa yg tadi melia bilang bener gak sih?, memangnya reno dan melia ada hubungan apa?sampai tadi melia melamun dan berteriak nama reno, makin nemikirkan seperti itu kepala ku makin sakit. "Dinarrrr,," melia, "ada apa?" Tanya ku, " gue boleh curhat gak?" Aku mengertyitkan alis bingung tumben sekali dia ingin curhat yg bukan sahabat nya. Ya tapi wajar saja sih dia kan sembaku dengan ku. "Ceritakan saja!", ujar ku.. melia hanya memandangku tersenyum, "sebenernya apa yg ku lakukan tadi wajar ga sih?" Tanya melia membuat ku mendelik, " wajar apa?" Tanya ku sedikit ragu. "Ya wajar to gak nya sihh sikap ku sampe meikirkan reno lalu berteriak namanya..jangan2 a-..ak", dengan baik ku dengarkan kesempatan ini. "Aku apa?" Tanya ku.." hehh kepooo yaaa!" Ujar melia sedikit membuat ku kesal, "ya apa?"tanya ku . "Aku sssuukaaa saammmaa rreenno!" Ujar nya berbisik padaku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicity [On Going]
  • Dreamies'[NCT DREAM] END ✔️
  • Renata Keyla ✔
  • I Love You, But ... ✓
  • Rannia√
  • Perihal Sandwich(End)
  • ASRAMA LANTAI 7 {TERBIT} ✓
  • From Bestfriends to Boyfriends [ZHONG CHENLE]
  • Melody Arthadiesa

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines