Story cover for Hope (On Going)  by Damayanty_
Hope (On Going)
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jul 07, 2018
Hidupnya tak ubah air yang mengalir mengikuti arusnya. Terjebak dalam sebuah permainan yang dibuat semesta. Mimpi dan cinta pun telah ia relakan. Namun setitik harapan tumbuh tatkala semesta mempertemukannya lagi dengan seseorang itu, setidaknya ia masih punya sesuatu untuk ia perjuangkan. Seseorang yang membawa kembali cinta, dan memperkenalkannya pada Sang Maha Cinta.
All Rights Reserved
Sign up to add Hope (On Going) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Cinta Dalam Iman cover
Ku Sampaikan Cinta Ini Dalam Do'a cover
Surga untuk Air Mata cover
PERMAINAN LANGIT   cover
Sekeping Luka di Melbourne (Sekuel Ketika Kau Hadirkan Dia)  cover
Be Present and Stay cover
CINTA DALAM PENANTIAN [TERBIT ] cover
Pasangan Halalmu (END)√ cover
Takdir Dari Pesantren cover
Memori Luka Seorang Ikhwan cover

Cinta Dalam Iman

18 parts Ongoing

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU