Langka

Langka

  • WpView
    MGA BUMASA 13
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Jul 8, 2018
Kubuatkan kalian sebuah tulisan. Mungkin terlalu istimewa jika aku sampai membuatkan kalian sebuah tulisan padahal aku tak pernah melakukan ini pada sahabatku yang lain. Jangan senang dulu. Aku membuat tulisan ini disertai perasaan kesal kepada kalian. Apa kalian tahu? Semalaman aku tak dapat tidur karena otakku tak membiarkanku berhenti merangkai kata-kata yang akan kutuliskan untuk kalian. Kalian menyebalkan. Bacalah tulisan ini dengan saksama,aku ingin kalian mengerti maksudku. Maaf jika ini semua berlebihan, tak masuk akal dan mungkin tidak jelas. ....
All Rights Reserved
#42
langka
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Senja Yang Tak Kembali
  • My All, That Is You
  • Cerita Rein (SUDAH TERBIT)
  • PapaKu Ayah Anakku || Rombak Ulang ✔️
  • F.R.I.E.N.D
  • flashback~
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • My Heart Boat

Senja selalu punya cara untuk mengingatkanku padanya. Pada warna jingga yang memudar perlahan, pada langit yang semakin gelap, dan pada perasaan yang tak pernah benar-benar pergi. Aku masih mengingatnya dengan jelas- hari pertama aku melihatnya, tawa kecilnya yang ringan, dan caranya berbicara seolah dunia ini adalah tempat yang penuh keajaiban. Aku juga masih ingat saat aku akhirnya mengumpulkan keberanian untuk mengungkapkan perasaanku, hanya untuk mendengar jawaban yang sudah kutakutkan sejak awal. "Aku nggak bisa, Rak... Maaf." Kalimat itü terus terulang di kepalaku, seperti kaset rusak yang tak bisa kuhentikan. Tapi anehnya, aku tetap di sini. Aku tetap bertahan. Mungkin ini bodoh. Mungkin aku hanya menggenggam sesuatu yang seharusnya kulepaskan sejak lama. Tapi, bagaimana caranya melepaskan sesuatu yang sudah menjadi bagian dari diri sendiri? Senja yang pernah menyatukan kami kini menjadi saksi bahwa beberapa hal memang tidak bisa kembali seperti dulu. Namun, meski tak bisa kumiliki, aku masih menyimpan perasaan ini. Bukan untuk berharap, bukan untuk menunggu, tetapi sekadar untuk mengenang bahwa aku pernah mencintai seseorang dengan seluruh hatiku. Dan itu sudah cukup.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman