My Boyfriend Is (Not) Perfect

My Boyfriend Is (Not) Perfect

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2020
Sebuah takdir yang mengikat dua insan kedalam jeratan Cinta, hanya karna sebuah ketidak sengajaan yang membuat mereka tidak bisa berpisah satu sama lain. Sukma Candika Ryatnyana. Dia seorang mahasiswa di universitas ternama di jakarta. Sukma sama sekali tidak perna membayangkan akan berurusan dengan Elvian Rasya Ardana. Seorang artis yang terkenal karna menjadi vokalis Band di The Dream. Pertemuan pertama mereka yang sangat tidak sengaja. membuat Sukma dan El terjerat dalam sebuah hubungan yang akan merubah takdir mereka. Hubungan yang hanya di dasarkan ke tidak sengajaan apa akan tetap utuh? Atau malah hancur? Dan di sinilah takdir mereka berjalan. ........... "Maaf" "Apa? Hanya maaf? Kau kira hanya karna kau seorang artis semua ini tidak berarti bagi mu?" "..." "Kau tau, karna ucapan mu beberapa hari lalu aku menjadi sasaran Buly dari teman" ku!! Dan kau hanya mengucapkan maaf? Kau kira dengan kata maaf semua akan baik baik saja?" "Baiklah, aku akan membuat ucapan ku itu menjadi kenyataan" "Ha?.. Apa Ma.. maksudmu?" "Maksudku, sekarang kau menjadi pacarku dan kau tak bisa menolaknya" balas El dengan senyum devilnya. "Haaa...???" Maaf jika banyak typo dan cerita yang tidak nyambung. Karna saya baru belajar membuatnya, dan ini cerita pertama saya. Jadi terimakasih karna telah membacanya :-D
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • COMPLICATED
  • ARENA
  • STUCK
  • Alca || Selesai
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • YEON ^26^
  • Ellara Le Runa
  • RION IS MY MANTAN!
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines