PENYESALAN

PENYESALAN

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 9, 2018
"Mulai sekarang, lo jangan ganggu gue lagi. Gausah sok perhatian lagi. Gue gabutuh." Ucap Revan serius. "Dan satu lagi. Lo harus inget, kalo lo bukan siapa - siapa gue!" Saat itu juga Nabila ingin mengeluarkan air matanya. Ia benci. Bukan benci terhadap Revan. Melainkan ia benci terhadap dirinya sendiri karena pernah mencintai laki - laki sejahat Revan.
All Rights Reserved
#472
berubah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akhir Sebuah Senja
  • F A K E ? [End]
  • Terima Kasih, REHAN (ON GOING)
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Denial
  • Sunshine In Your Heart# Complete
  • LOVE IS GONE
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • My Roommate Is a Badgirl
  • Elvina [COMPLETED]

"La hati gue sakit, gue cemburu La." gumam Daffa dalam hati dengan dada sesak melihat orang yang dia cintai, malah begitu mencintai Galih laki-laki paling brengsek yang pernah ia kenal. "Gue mohon lo jangan nangis La,"ujar Daffa mengusap puncak kepala Laras, Sedangkan ditempat lain sorot mata coklat sedang melihat kejadian itu dengan tubuh yang menegang dan dada yang seketika menjadi sesak. Ia adalah Reno "Daf, kenapa harus Laras?", ucapnya tanpa suara sambil menahan sesak di dadanya. ketika Laras tenggelam dalam pelukan Daffa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines