We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dialog Cermin

Dialog Cermin

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2020
WpInfo
Poetry
Berteriaklah pada diri sendiri Mengacau, memaki, bahkan berludah. Tak apa, daripada kau bersembunyi dalam anganmu. Sesaat bencilah dirimu sendiri, untuk kemudian cinta yang besar hadir untukmu. Cermin, seperti halnya tulisan. Dari sana kau bisa berdialog dengan dirimu sendiri, ketika hati terlalu rapuh, lidah terlalu kelu untuk berucap langsung padanya. Salam bayangan
All Rights Reserved
#597
sorry
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Just Words
  • MISS MY BESTFRIEND
  • {END}JUST ONE DAY (ZeeNunew)
  • Menulis untuk Diri Sendiri
  • Mencintai Diri Sendiri
  • Perihku Ditinggalkan
  • Andai bisa
  • a man strong, patient compassionate and tough(season 3) TAMAT
  • Yang TERLUPAKAN.
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu

Hanya gambaran perasaan yang coba dituangkan lewat tulisan. Tidak bermaksud menyinggung, melukai atau bahkan membawa luka lama dari masa lalu. Aku pernah mengalami, dan mungkin kau pun pernah. Kecewa, marah, terluka, sedih, benci, kehilangan, dikhianti, ditinggalkan, dicampakkan, semua hal yang membawa luka dalam. Mari kita ikhlaskan saja apa yang sudah terjadi. Terima saja, cobalah menjalani, disaat kau sudah terbiasa maka luka itu tidak akan terasa sesakit dulu lagi. Karena kau butuh kedamaian dan lembaran baru. Love yourself.

More details
WpActionLinkContent Guidelines