MENDUNG
  • WpView
    Reads 1,133
  • WpVote
    Mga Boto 96
  • WpPart
    Mga Parte 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jul 30, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Nyatanya, tak ada hal yang benar-benar bisa kembali dalam hidup ini. Tak ada hasil apa-apa, selama beberapa tahun, menunggu makna ikhlas yang tak kunjung hadir--sia-sia. Kita akan kembali pada apa-apa yang menjadi rumah. Setiap orang akan sama. Setelah itu, yang paling kita rindukan, hanyalah; pangkuan ibu dan suara ayah." Kata Vey, pada suatu hari. Aku kira, kembalinya vey tepat di ujung logikaku, nyatanya logikaku tak berlogika. Tak ada yang kembali. Tak ada "mendung" yang katanya ikhlas, tak ada. Tak ada kata-kata yang hidup beranak cucu. Tak ada malam yang menyampaikan rindu, tak ada. "tapi aku minta, kamu jangan pergi" semua kalimat indah itu, tak ada-lagi.
All Rights Reserved
#158
mendung
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Titik Terbaik | END
  • Amami
  • Kisah Akala
  • Apakah Kita Bisa Bersama
  • The First, Not the Last
  • THE CLIMB [Completed]
  • A Memory to Remember

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman